♪♪ [LIRIK] Dream Girl By. SHINee (샤이니) ♪♪ [Romanization || Hangul || Indonesia]

Album : 3rd album ‘Dream Girl : The misconceptions of you.’
Judul : Dream Girl
Artis : SHINee (샤이니)
Rilis : 19 Februari 2013
Member :  Onew | Key | Jong Hyun | Min Ho | Tae Min

[Minho] SHINee’s Back

[Taemin] Eodiseobuteo shijakdwaetneunji geugae joongyohan ge anya
Jigeum nae noonen neomu wanbyeokhan ne moseupmahn boineun geol
[Key] Hwaesaek bit ee sesangae ne ipsoolmahn bulgae bitna
Ibeul machuryeodeon geu soongahn ddo kkoomaeseo kkaene-eh

[Onew] Ajikdo ne eolgooli ireokhae saengsaenghande
Jabatdeon sohnae ohngiga reokhae ddaseuhande
[Jonghyun] Bahmimyeon naegae dagawa achimi dwemyeon sarajyeo
Maeil ireokhae ddokatchi neoreul bonael soon eopneunde

[All] Baby
[Taemin] Modu kkoomin geol aljimahn
[All] Baby
[Taemin] Oh jebal nal ddeonaji mara

*[All] Dream girl
[Jonghyun] Sohnae jabhil deut jabhiji anneun
[All] Dream girl
[Onew] Maeil bahm ireokhae neol gidaryeo
[All] Dream girl
[Taemin] Dalkomhee sarangeul soksakigo
[All] Achimi dwaemyeon sarajil dream girl

[Jonghyun] Jahmkkanmahn mumchweoseo egun kkoomi aninde
[Minho] Noonbushin geu miso egun nega hwakshilhae
[Key] Shimjangi nal shikyeo mollae neoreul ddaraga
[Taemin] Cornerreul dohn soongan kkoomcheoreom neon sarajyeo oh

[Onew] Kkoom sokae ni eolgooli maeil bahm ddokgateunde
Johm deo gakkaweojil ddaedo ejen dwaen geot gateunde
[Minho] Saljjak misomahn heulligo geudaero neoneun sarajyeo
[Jonghyun] Maeil ireokhae ddokgatchi neoreul bonael soon eopneunde

[All] Baby
[Taemin] Modu kkoomin geol aljimahn
[All] Baby
[Taemin] Oh jebal nal ddeonaji mara

*Repeat

[Jonghyun] Neo eopneun haruga duryeoweo
([Onew] Naeilimyeon ddo itgaetjimahn)
[Taemin] Aetagae bootjababwado
Amurun yaksok eopshi neon nae gyeoteul ddeona

[Minho] Geudae noonbit geudae ipsool
Boneun neukkim you’re so beautiful
Han soongando naegae nooneul ddael su eopseo
Geu eoddeon pyohyundo neohanteneun bbael su eopseo
Meoributeo balkkeutkkaji geudaen one and only girl
Hanabuteo baek kkaji budeureopgae daehaji
Geudaega nal taekhaneun narae ee sesangeun stop
You’re my world

[All] Dream girl
[Taemin] Sohnae jabhil deut jabhiji anneun
[All] Dream girl
[Key] Maeil bahm ireokhae neol gidaryeo
[All] Dream girl
[Minho] Dalkomhee sarangeul soksakigo
([Key] Sarangeul soksakyeo)
[All] Achimi dwaemyeon sarajil dream girl

[All] Dream girl
[Taemin] Sohnae jabhil deut jabhiji anneun
[All] Dream girl
[Onew] Maeil bahm ireokhae neol gidaryeo
[All] Dream girl
[Taemin] Uriae sarangeul gieokhago
[All] Bami gipeumyeon chajaol dream girl

====HANGUL====
SHINee’s Back
[태민] 어디서부터 시작됐는지 그게 중요한 게 아냐
지금 내 눈엔 너무 완벽한 네 모습만 보이는 걸
[Key] 회색 빛 이 세상에 네 입술만 붉게 빛나
입을 맞추려던 그 순간 또 꿈에서 깨네-에
[온유] 아직도 네 얼굴이 이렇게 생생한데
잡았던 손의 온기가 이렇게 따스한데
[종현] 밤이면 내게 다가와 아침이 되면 사라져
매일 이렇게 똑같이 너를 보낼 순 없는데
[All] Baby
[태민] 모두 꿈인 걸 알지만
[All] Baby
[태민] 오 제발 날 떠나지 말아
*[All] Dream girl
[종현]손에 잡힐 듯 잡히지 않는
[All] Dream girl
[온유] 매일 밤 이렇게 널 기다려
[All] Dream girl
[태민] 달콤히 사랑을 속삭이고
[All] 아침이 되면 사라질 dream girl
[종현] 잠깐만 멈춰서 이건 꿈이 아닌데
[민호] 눈부신 그 미소 이건 네가 확실해
[Key] 심장이 날 시켜 몰래 너를 따라가
[태민] 코너를 돈 순간 꿈처럼 넌 사라져 oh
[온유] 꿈 속의 네 얼굴이 매일 밤 똑같은데
좀 더 가까워질 때도 이젠 된 것 같은데
[민호] 살짝 미소만 흘리고 그대로 너는 사라져
[종현] 매일 이렇게 똑같이 너를 보낼 순 없는데
[All] Baby
[태민] 모두 꿈인 걸 알지만
[All] Baby
[태민] 오 제발 날 떠나지 말아
*Repeat
[종현] 너 없는 하루가 두려워
([온유] 내일이면 또 잊겠지만)
[태민] 애타게 붙잡아봐도
아무런 약속 없이 넌 내 곁을 떠나
[민호] 그대 눈빛 그대 입술
보는 느낌 you’re so beautiful
한 순간도 네게 눈을 뗄 수 없어
그 어떤 표현도 너한테는 뺄 수 없어
머리부터 발끝까지 그댄 one and only girl
하나부터 백까지 부드럽게 대하지
그대가 날 택하는 날에 이 세상은 stop
You’re my world
[All] Dream girl
[태민] 손에 잡힐 듯 잡히지 않는
[All] Dream girl
[Key] 매일 밤 이렇게 널 기다려
[All] Dream girl
[민호] 달콤히 사랑을 속삭이고
([Key] 사랑을 속삭여)
아침이 되면 사라질 dream girl
[All] Dream girl
[태민] 손에 잡힐 듯 잡히지 않는
[All] Dream girl
[온유] 매일 밤 이렇게 널 기다려
[All] Dream girl
[태민] 우리의 사랑을 기억하고
[All] 밤이 깊으면 찾아올 dream girl
====INDONESIA====

[Minho] SHINee Kembali

[Taemin] Itu tidak penting di mana kita memulai
Sosok sempurnamu adalah semua yang dapat aku lihat di mataku
[Key] Bibirmu adalah satu-satunya hal yang bersinar merah di dunia abu-abu ini
Saat aku mencoba untuk menciummu, aku terbangun dari mimpiku lagi

[Onew] Wajahmu masih begitu jelas
Tanganmu yang aku genggam begitu hangat
[Jonghyun] Kamu mendekati ku di malam hari
Dan menghilang di pagi hari
Aku tidak bisa mengirim mu menjauh dengan cara yang sama seperti ini setiap hari

Sayang
[Taemin] Aku tahu itu semua mimpi
Sayang
[Taemin] Oh, tolong jangan tinggalkan aku

* [All] Gadis Impian
[Jonghyun] Aku merasa seperti aku bisa menangkapmu, tapi aku tidak bisa
[All] Gadis Impian
[Onew] Aku menunggu mu seperti ini setiap malam
[All] Gadis Impian
[Taemin] Aku membisikkan cintaku dengan manis
[All] Seorang gadis impian yang menghilang di pagi hari

[Jonghyun] Berhenti sejenak, ini bukanlah mimpi
[Minho] Bahwa senyum menyilaukan itu, aku yakin itu kau
[Key] Hatiku memerintahkanku dan aku mengikuti mu diam-diam
[Taemin] Segera setelah aku berbelok di sudut, kau menghilang seperti mimpi oh

[Onew] Wajahmu sama setiap malam dalam mimpiku
Aku pikir inilah saatnya bagi kita untuk menjadi sedikit lebih dekat sekarang
[Minho] Kau sedikit tersenyum bodoh kemudian hilang begitu saja
[Jonghyun] Aku tidak bisa mengirim mu menjauh dengan cara yang sama seperti ini setiap hari
Sayang
[Taemin] Aku tahu itu semua mimpi
Sayang
[Taemin] Oh, tolong jangan tinggalkan aku

*Repeat

[Jonghyun] Aku takut akan hari tanpamu
([Onew] Aku mungkin akan lupa lagi besok)
[Taemin] Bahkan jika aku berpegang padamu dengan putus asa
Kau meninggalkan sisiku tanpa janji apapun

[Minho] Tatapanmu, bibirmu
Perasaan melihat itu semua, kau begitu cantik
Aku tidak bisa melepaskan pandangan dari mu untuk sejenak
Aku tidak bisa pergi keluar setiap deskripsi untuk dirimu
Dari kepala sampai kaki, kaulah satu-satunya gadis
Aku memperlakukan mu dengan sopan dari satu sampai seratus
Di hari kau memilihku, dunia ini akan berhenti
Kaulah duniaku

[All] Gadis Impian
[Taemin] Aku merasa seperti aku bisa menangkapmu, tapi aku tidak bisa
[All] Gadis Impian
[Key] Aku menunggu mu seperti ini setiap malam
[All] Gadis Impian
[Minho] Aku membisikkan cintaku dengan manis
([Key] Aku membisikkan cintaku)
[All] Seorang gadis impian yang menghilang di pagi hari

[All] Gadis Impian
[Taemin] Aku merasa seperti aku bisa menangkapmu, tapi aku tidak bisa
[All] Gadis Impian
[Onew] Aku menunggu mu seperti ini setiap malam
[All] Gadis Impian
[Taemin] Marilah kita mengingat cinta kita
[All] Seorang gadis impian yang menemukan ku jauh ke dalam malam

Romanization & Hangul : kimchi hana & jennyjjong @shineee.net
Indonesia : Monchan @bwonchel.blogspot.com

http://entertainmentangel.wordpress.com

TAKE OUT WITH FULL CREDIT!!!

Profil Member AOA

Profil dan Biodata AOA

AOA (에이 오에이) atau Ace Of Angels adalah grup multifungsi (girlband dan band) yang memulai debut tahun 2012 dibawah manajemen FNC Music Korea. Terdiri dari 8 anggota perempuan diantaranya JiMin, Choa, Yuna, Youkyoung, Mina, Hyejeong, Seolhyun dan Chanmi.

Delapan anggota AOA diperkenalkan secara individual melalui 8 teaser berbeda yang dirilis disitus resmi (http://a-o-a.co.kr) dari mulai tanggal 16 -23 Juli, dengan konsep 7 + 1 dimana satu member mereka (Youkyoung) disebut sebagai half angels karena dia hanya berperan sebagai drummer band AOA bersama Jimin, Choa, Yuna, dan Mina.
Melalui Angels’ Story tujuh anggota digambarkan sebagai malaikat yang memandang dunia manusia melalui bola kristal, dan jatuh cinta dengan musik kemanusiaan. Youkyung, yang setengah malaikat, setengah manusia adalah kunci perantara yang menghubungkan ketujuh malaikat cantik turun kedunia.
AOA merilis single album pertamanya “Angel’s Story” pada 30 Juli dan memulai debut live perdana di M Countdown Mnet pada 9 Agustus 2012.

Member AOA:

Real Name: Shin Ji Min (신지민)
Angel Name: Jiminel
Birthdate: January 8, 1991
Position: Leader, Guitarist, Rapper, Dancer
Height: 160 cm
Weight: 43 kg
“Rute player, leader of 7 angels”

Real Name: Park Cho Ah (박초아)
Angel Name: Choaya
Birthday: March 6, 1990
Position: Main Vocalist, Guitarist, Dancer
Height: 160 cm
Weight: 42 kg
“Who has heavenly voice”

Real Name: Seo Yu Na (서유나)
Angel Name: Yunaria
Birthdate: December 30, 1992
Position: Keyboardist, Dancer
Height: 163 cm
Weight: 45 kg
“Who loves to play the glasses filled with water”

Real Name: Hye Jeong (혜정)
Angel Name: Hyejeong.Linus
Birthdate: August 10, 1993
Position: Sub-Vocalist, Dancer
Height: 170 cm
Weight: 48 kg
“Who is the most beautiful among the angels”

Real Name: Kwon Min Ah (권민아)
Angel Name: Minaring
Birthdate: September 21, 1993
Position: Bassist, Rapper, Dancer
Height: 160 cm
Weight: 43 kg
“Who plays the harp”

Real Name: Kim Seol Hyun (김설현)
Angel Name: Seolhyunari
Birthdate: January 3, 1995
Position: Sub-Vocalist, Dancer
Height: 167 cm
Weight: 47 kg
“Brain among the angels”

Real Name: Park Chan Mi (박찬미)
Angel Name: Chanmi T.T
Birthdate: June 19, 1996
Position: Sub-Vocalist, Dancer, Maknae
Height: 166 cm
Weight: 47 kg
“Who loves to dance”

Real Name: Son You Kyung (손유경)
Angel Name: Y
Birthdate: March 15, 1993
Position: Drummer
Height: 167 cm
Weight: 48 kg
“Half Angel”

AOA Official Page

Profil Member GirlsDay

Girl’s Day (걸스데이) adalah Girl Band yang dibentuk oleh Dream Tea Entertainment tahun 2010. Terdiri dari 5 anggota yaitu So Jin, Ji Hae, Min Ah, Yura dan Hyeri. Girl’s Day dipromosikan melalui chanel resmi Youtube dan Twitter Dream Tea Entertainment serta di panggung hiburan komersial Seoul dengan penampilan dance flash mobs.

Pada 7 Juli Girls Day merilis MV pertama mereka “Tilt My Head” dan 2 hari kemudian mereka juga merilis debut mini album yang berjudul “Girl’s Day Party 1″. Namun selang 2 bulan berikutnya 2 anggota Girl’s day yaitu Ji In dan Ji Sun mengundurkan  diri karena alasan berkarir di dunia akting. Kemudian melalui akun twitter DT entertainment mengumumkn anggota baru Girls Day yaitu Yura dan Hyeri untuk melanjutkan rilis single kedua mereka yang berjudul, “Girl’s Day Party 2″. Single ketiga dirilis pada 17 Maret 2011 yang berjudul “Twinkle Twinkle”. Mini album kedua dirilis 3 Juli 2011 berjudul “Everyday”.

Personil:

Nama Lengkap:  박소진 (Park Sojin)  / Sojin
Tanggal lahir: 21 Mei 1986
Position: Leader, Lead Vocalist
Pendidikan: Yeongnam University (Major: Mechanical Engineering)
Blood type: AB
Height: 167 cm
Personality: Cheerful, lively, and positive
Skills: Piano and Calligraphy

Nama Lengkap:   우지해 (Woo Jihae)  / Jihae
Tanggal lahir: 14 Mei 1989
Position: Vocalist, Rapper, Lead Dancer
Pendidikan: Sung Kyun Kwan University (School of Dance)
Blood type: B
Height: 163 cm
Personality: Quiet and frank, temperamental
Skills: Korean Dance, Modern Dance, Ballet and Hiking/Climbing.

Nama Lengkap: 김아영 (Kim Ah Young) / Yura
Tanggal lahir: 6 Nopember 1992
Position: Vocalist, Main Rapper, Main Dancer
Pendidikan: Ulsan Art High School
Blood type: O
Height: 168cm
Personality: Cheerful, lively, and positive
Skills: Well-balance body shape, Outstanding dance skill, Painting

Nama Lengkap: 방민아 (Bang Minah) / Minah
Tanggal lahir: 13 Mei 1993
Position: Main Vocalist
Pendidikan: Jin-Sun Girls High School
Blood type: O
Height: 165 cm
Personality: Seems easy going but more timid than most
Skills: Acting Cute, Piano, dancing, singing, impersonating Lena Park

Nama Lengkap: 이혜리 (Lee Hyeri) / Hyeri
Tanggal lahir: 9 Juni 1994
Position: Vocalist
Pendidikan: Seoul Performing Art High School
Blood type: AB
Height: 167 cm
Personality: So Cool, but easily hurt and softie with lots of tears
Skills: Marathon, Writing

 PLEASE USE FULL CREDIT : http://entertainmentangel.wordpress.com

FF / I Love You What It’s / YunJae / part 2

vistatrendys6_副本

 

Author : Okthe Dwi Sartika / Kim Eun Yoo

Fb : okthe dwiie sartiqqa II

Twitter : Eun_Yoo3424

Web : entertainmentangel.wordpress.com

Pin : 287FCB65 (promosi hehe)

 

 

Jeongmal Gomawoyo yang udah menyempatkan diri untuk like dan koment FF author..

Maaf gak bisa membalasnya satu persatu ^^
Tapi sekali lagi Gomawo ..

 

Part 2—

 

 

 

 

Setelah Jaejoong memberikan nya nomor ponsel Yunho pulang dengan terus tersenyum. Ya ia senang karena ini merupakan langkah awalnya agar lebih dekat dengan Jaejoong.

 

Ia merebahkan tubuhnya di kasurnya. Lalu mengambil ponselnya dan mengetikan sebuah pesan untuk Jaejoong.

 

To : my BooJaejoongie

hai Jaejoong-ah, kau sedang apa? Apakah kau sudah selesai bekerja? Oh iya maaf jika aku mengganggumu ya, hehe aku hanya ingin mengetest nomor ponsel mu ini

 

Sendà

 

Setelah ia mengirim pesan itu hati Yunho tiba-tiba merasa resah. Apakah Jaejoong akan membalas pesan nya itu atau tidak.  Melihat ekspresi awal Jaejoong saat bertemu tadi.

 

Karena menunggu balasan Jaejoong yang lama. Yunho pun untuk memutuskan mandi dahulu. Membersihkan badannya yang lengket oleh keringat sehabis bekerja tadi.

 

‘pip’

 

Ponsel Yunho berdering saat sebuah pesan masuk. Mendengar ponselnya berdering Yunho cepat-cepat menyelesaikan mandinya. Dengan cepat ia sambar handuk putih miliknya dan melilitkan nya di pinggang

 

From : my BooJaejongie

 

Mata Yunho langsung membulat ketika tahu pesan itu dari siapa dengan cepat ia membuka pesan itu. Betapa senang nya ia ketika Jaejoong membalas pesan itu.

 

Hai juga Yunho-ah, aku baru saja selesai membereskan kedai. Dan selesai mandi. Sekarang aku sedang di kamar. Ah tidak, kau tidak menggngguku sama sekali

 

Begitulah isi pesan Jaejoong untuk Yunho, Yunho kembali tersenyum Boo nya tak menolak  nya. Dengan cepat Yunho mengetik pesan kembali untuk namja cantik itu.

To : my BooJaejoongie

 

Wah kau pasti hari ini sudah bekerja keras, kalau begitu kau istirahat lah. Besok aku akan ke kedai untuk mampir sesudah pulang kerja. Annyeong jumuseyo Jaejoong

 

Send à

 

Yunho kembali mengirim pesan nya

 

Dan tak lama ponsel Yunho berdering kembali,

 

 

From : my BoJaejoongie

 

Baiklah, selamat istirahat juga. Annyeong

 

Setelah melihat pesan itu Yunho pun segera menutup matanya perlahan untuk tidur setelah mengecup ponselnya yang masih tertera pesan Jaejoong. Mimpi indah ya Boo~

 

—————————————————–oOo———————————————-

 

“yeobasseo” ujar Junsu saat menerima telpon sepagi ini di kedainya

 

“yeobasseo, apa benar ini kedai coffee cojjae?” tanya namja yang berada di seberang sana. Suara husky nya sangata terdengar jelas

 

“ne, anda ingin pesan apa tuan?” tanya Junsu yang sempat tertegun mendengar suara itu. Suara yang ia sangat kenal.

 

“aku ingin memesan ramyun dan juga ddoboki”

 

“baiklah, kemana saya harus mengantar pesanan anda?” tanya Junsu

 

“apartement ku, apartement shinki di jalan sun lantai 3 YJ” ujar pria bersuara husky itu lagi

 

“baiklah, terima kasih kami akan mengantar pesanan anda tuan” ujar Junsu. Dan mengakhir panggilan itu

 

“Hyung ramyun dan ddoboki satu ya, di lunch box” ujar Junsu pada Jaejoong yang sebenar nya adalah juru masak nya di kedai itu. Sementara Junsu dan Karam merangkap tugas.

 

Jaejoong mengangguk tanda mengerti dan segera membuat bahan-bahan itu.

 

Junsu melamun. Ia sangat kenal dengan suara namja itu. Namja bersuara husky yang sangat ia rindukan. Yoochun—Park Yoochun. Mantan pacarnya dulu.

 

Ya dulu Junsu dan Yoochun pernah berpacaran. Namun, saat Yoochun akan melamar Junsu untuk menikah, Junsu menolaknya. Junsu tak mau meninggal kan Jaejoong sendiri kelak jika ia menikah. Maka dari itu Junsu memutuskan hubungan nya secara sepihak. Sepihak ? ya sebenar nya Yoochun tak mau berpisah dengan Junsu. Ia mau saja jika Jaejoong nanti akan ikut mereka setelah ia menikah dengan Junsu. Toh ia akan senang artinya Junsu akan ada teman jika Yoochun suatu saat ia tak pulang karena berada di luar kota atau luar negri.

 

Namun, dengan segala alasan Junsu tetap menolak untuk menikah. Membuat Yoochun mau tak mau menuruti kata-kata kekasih nya itu. Ya Yoochun terlalu mencintai Junsu. Sampai saat ini pun Yoochun masih mencintai Junsu dan menunggu Junsu untuk membuka hatinya.

 

Setelah Junsu memutuskan hubungan nya dengan Yoochun. Yoochun pindah bekerja di Jepang. Dan itu yang membuat Junsu dan Yoochun semakin merenggang. Dan setelah 3 tahun ia di Jepang. Yoochun kembali ke Korea.

 

Junsu masih saja melamun, saat Jaejoong berada di hadapan nya.

Melihat tingkah adik nya itu Jaejoong langsung memegang bahu Junsu pelan. Membuat namja bersuara lumba-lumba itu tersadar dari lamunannya.

 

“ada apa? Kenapa kau melamun?” ucap Jaejoong menggunakan bahasa isyarat dengan menggunakan tangan nya. Dan juga ekspresi wajahnya menampakkan wajah khawatir.

 

Junsu menggeleng perlahan. Dan mengambil lunchbox yang di pegang Jaejoong.

 

“aku tak apa, hyung tak usah khawatir. Aku pergi dulu”  ujar Junsu seraya berlalu dari hadapan hyung nya itu yang menatapnya dengan wajah heran.

 

‘Junsu-ie kenapa ya? Apa dia ada masalah?’ batin Jaejoong.

 

 

@apartement shinki

 

Junsu memasuki sebuah lift yang akan membawanya kelantai 3 tempat di mana pelanggannya berada.

 

Ting

 

Pintu lift terbuka.

 

Junsu pun segera melihat selembar kertas yang di ada di dalam kantung celana nya.

 

‘alamatnya sudah benar tinggal mencari kamar YJ, ah itu dia’ batin Junsu

 

Ia segera mempercepat langkahnya saat sudah menemukan apartement pelanggan nya.

 

Tok

Tok

Tok

 

Junsu mengetuk pintu itu dan menunggu sang empunya keluar. Namun, saat ia melihat siapa yang keluar dari pintu itu Junsu menahan nafasnya

 

Firasatnya benar, Yoochun kembali.

 

“Junsu?” ucap Yoochun dengan suara husky nya

 

Junsu membungkuk. Ia mencoba untuk bersikap formal dan seolah olah tak kenal dengan Yoochun

 

“maaf tuan ini pesanan anda, semuanya 20ribu won” ujar Junsu seraya memberikan kotak makan itu pada Yoochun yang masih menatap nya dengan intens

 

Karena tak dapat respone dari Yoochun, Junsu kembali berkata “tuan kau ingin bayar atau tidak aku harus mengantarkan pesanan yang lain”

 

Yoochun tersadar dan segera mengambil kotak makan itu dan mengambil beberapa uang ribuan.

 

“gomawo Junsu” ujar nya lirih. Sedikit kecewa mendapat sikap Junsu yang sangat terkesan cuek dan dingin terhadapnya.

 

“annyeong” Junsu pun segera berlalu dari hadapan Yoochun. Ia tak sanggup jika harus terus berada dekat dengan namja ini. Bisa-bisa ia langsung memeluk namja ini. Tapi tidak boleh ia dan Yoochun sudah tak ada hubungan lagi.

 

————————————————oOo————————————————

 

Hari ini kedai sangat ramai, sehingga membuat Junsu, Karam dan juga Jaejoong sedikit kewalahan. Namun, mereka senang karena bisa tutup lebih awal karena semua makanan dan minuman hari ini habis.

 

“huaaa senang nya” pekik Karam sesekali ia merentangkan tangan untuk merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku.

 

“baiklah jika kau ingin pulang, kau boleh pulang Karam-ssi” ujar Junsu

 

Karam mengangguk dan segera mengambil tas punggungnya. “Jae hyung, Junsu aku pulang ya byee~” ujar Karam

 

“ne” ujar Junsu

 

Sementara Jaejoong menganggukan kepalanya dan tersenyum seraya lambakan tangan nya.

 

Jaejoong menarik tangan Junsu untuk duduk di hadapan nya. Ia penasaran dengan tingkah adiknya hari ini yang sedikit melamun.

 

“Junsu-ie kau kenapa? Apa kau ada masalah?” tanya Jaejoong dengan bahasa isyarat nya

 

Junsu menatap wajah hyung nya itu ragu. “Yoochun hyung” ujar Junsu lirih

 

Jaejoong menautkan alisnya. Yoochun kenapa tiba-tiba Junsu mengucapkan nama namja itu. Apakah ia bertemu dengan nya

 

“aku bertemu dengan nya tadi siang” gumam Junsu

 

Membuat Jaejoong semakin membulatkan matanya. “lalu?” Jaejoong kembali memberikan bahasa isyarat dengan Junsu

 

Junsu menggeleng, sementara Jaejoong menghembuskan nafasnya. Ia merasa bersalah dengan keadaan hubungan Junsu dan Yoochun. Jaejoong merasa bahwa ia lah penyebab putusnya hubungan Junsu dan Yoochun

 

Saat kedua kakak beradik ini sibuk dengan fikirannya masing-masing. Seorang namja tampan memasuki kedai ini

 

Namja itu Jung Yunho. Hei bukan kah ia telah berjanji kemarin ia akan mampir.

 

Jaejoong tersenyum ke arah Yunho, begitu juga dengan Junsu.

 

“kalian tutup lebih cepat kali ini?” tanya Yunho

 

“ne, maaf jika kau ingin pesan. Semuanya sudah habis” ujar Junsu

 

“ah tak apa, oh ya karena di sini makanan nya habis. Aku ingin mengajak kalian makan bagaimana?” tawar Yunho

 

“kau pergi saja dengan Jaejoong hyung” Junsu tahu kalau Yunho dan Jaejoong perlu waktu berdua.

 

Namun, karena Jaejoong terlalu polos atau apa Jaejoong menolak. Ia menahan lengan Junsu dan menggeleng pelan

 

“aku tak akan pergi kalau kau tak pergi juga”

 

“aku ada urusan hyung, lagi pula tak apa kau bisa membawakan ku makanan bukan. Kau tenang saja” ujar Junsu memberikan pengertian pada hyung kesayangan nya ini

 

Tak lama Jaejoong tersenyum. Lalu mengambil note yang ada di dalam saku bajunya. Dan menulikan kata-katanya

 

“kita akan kemana Yunho-ssi”

 

Yunho tampak berpikir, “ah bagaimana ke restauran langganan ku. dan aku akan traktir. Nanti kita juga bisa bawakan untuk Junsu” ujar Yunho

 

Jaejoong menatap Junsu yang menganggukan kepalanya dan menunjukan kedua jempolnya. Jaejoong kembali menatap Yunho dan menganggukan kepala tanda setuju dengan tawaran Yunho.

 

Dan setelah itu Yunho dan Jaejoong segera berlalu meninggal kan kedai itu menuju restaurant yang di maksud oleh Yunho

 

Di mobil baik Yunho maupun Jaejoong tak berkomukasi sama sekali. Sesekali Yunho melirik ke arah namja yang berada di sampingnya ini yang sendari tadi hanya menatap pemandangan di luar jendela mobil

 

“Jaejoong-ah?” panggil Yunho yang membuat Jaejoong menoleh

 

“kau tak suka ya jika aku ajak jalan” gumam Yunho

 

Jaejong menggelengkan kepalanya lalu mengacungkan kedua jempolnya sambil tersenyum tanda ia suka. Yunho yang mengerti itu langsung ikut tersenyum

 

Dan Yunho kembali fokus kembali kejalan.

Keadaan kembali sunyi setelah perbincangan singkat tadi.

 

 

————————————–oOo———————————————-

 

Saat ini Junsu menatap sebuah foto di layar ponselnya. Di foto itu terdapat wajah dirinya dan juga Yoochun. Foto itu di ambil sekitar 4 tahun lalu. Saat Yoochun dan junsu masih bersama. Saat mereka masih mengenakan baju seragam.

 

Perlahan Junsu mengusap air mata yang mengalir di kedua pipi chubby nya. Sungguh saat ia melihat sosok Yoochun berdiri di hadapannya ia ingin sekali memeluk namja itu tapi ia ingat ia sudah tak ada hubungan lagi dengan namja itu.

 

“aku benar-benar merindukan mu Chunnie~” gumam Junsu lirih

 

Ia manenggelamkan kepalanya di antara tangan dan meja kedai itu. Menangisi masa lalu nya bersama dengan namja yang sangat ia cintai.

 

——————————–OoO—————————-

 

Saat ini Yunho dan Jaejoong telah sampai di sebuah restauran yang cukup mewah. Dengan langkah ragu Jaejoong memasuki restaurant itu bersama dengan Yunho yang berada di depannya.

 

Mata Jaejoong berbinar saat melihat keadaan restaurant ini. Sangat design klasik dan juga mewah.

 

Jaejoong menahan lengan Yunho, membuat namja tampan ini menoleh ke pada namja cantik yang berada di belakangnya.

 

“ada apa Jae?” tanya Yunho melihat tingkah Jaejoong yang terus memegang erat tangan nya

 

Jaejoong mengambil note nya dan menuliskan kata-kata “Yun, ini kan restaurant mahal, kita pindah tempat lain saja ya. Jangan di sini” Jaejoong memperlihat kan note itu pada Yunho.

 

Yunho tersenyum manis, bibir hatinya sedikit mengembang melihat tingkah Jaejoong itu. Oh ayolah Jae, kau tak tahu bahwa Jung Yunho adalah pewaris tunggal Jung Corp ? jadi untuk hal sekecil ini tak jadi masalah untuknya.

 

“kau tenang saja” ujar nya lembut seraya mengenggam tangan Jaejoong yang berada di lengan nya. Lalu membawa tubuh kecil Jaejoong ke sebuah kursi yang telah tersedia.

 

“ah silahkan tuan anda ingin pesan apa?” tanya seorang pelayan kepada Yunho.

 

Yunho melihat menu makanan itu dan mulai memilih makanan yang ia suka.

 

“aku pesan beef america sauce, dan chiken wigs, minumannya aku pesan cola saja. Kau pesan apa Jae?” tanya Yunho saat melihat Jaejoong yang hanya memandangi buku menu itu.

 

Jaejoong menatap Yunho. Lalu kembali menuliskan kata-kata di notenya. “aku sama sepertimu”

 

Yunho mengangguk, “baiklah masing-masing 2 ya” ujar Yunho pada pelayan itu. Dan pelayan itu pun langsung berlalu dari hadapan mereka.

 

“kau kenapa wajahmu begitu Jae kau tak suka?” tanya Yunho. Ia melihat wajah Jaejoong yang tampak tak ceria.

 

Jaejoong mengoyang goyang kan tangan nya dan juga kepalanya.

 

“tidak Yun, aku suka. Tapi makanan di sini terlalu mahal” ia menulis di note nya kembali dan menunjukkan nya pada Yunho

 

“kan sudah ku bilang kau tenang saja eum”

 

Jaejoong pun mengangguk, bagaimanpun ia berusaha menjelaskan pada Yunho ini adalah restauran mahal tetap saja Yunho bilang tak apa.

 

————————————–oOo———————————–

 

Setelah menunggu akhirnya pesanan mereka datang, maa Jaejoong kembali berbinar melihat makanan yang eumm. Begitu sedap. Baunya saja sudah enak apalagi rasanya bukan?

 

“gamsahamnida” ucap Yunho pada pelayan itu. Sementara Jaejoong hanya tersenyum pada pelayan itu sebagai ucapan terima kasih

“nah selamat makan Jae” ucap Yunho lalu mengiris beef yang ada di hadapan nya dan segera melahapnya begitu pula dengan Jaejoong.

 

“bagaimana enak?” tanya Yunho

 

Jaejoong mengangkat kedua jempolnya seraya tersenyum. Sungguh ini enak sekali, rasanya Jaejoong ingin juga membuat masakan seperti ini.

 

“kalau begitu cepat habiskan dan kita pulang. Oh ya aku hampir lupa aku juga akan membungkuskan untuk Junsu”

 

Jaejoong hanya tersenyum mendengar kata-kata Yunho. Ia masih telalu senang memakan makan enak seperti ini. Rasanya menyenangkan.

 

————————————-OoO—————————————–

 

Setelah selesai, Yunho dan Jaejoong pun segera pulang. Ini juga sudah malam. Dan Jaejoong tak tega meninggalkan Junsu sendirian.

 

Dan saat ini Jaejoong dan Yunho sudah tiba di depan kedai Jaejoong. Ya rumah Jaejoong memang menjadi satu dengan kedai tersebut

 

Jaejoong kembali menulis di note nya

 

“Yunho terima kasih untuk hari ini. Dan ini aku akan mengganti uangmu yang terpakai”

 

Jaejoong memberikan note itu pada Yunho beserta beberapa lembar uang pada Yunho.

 

Dengan cepat Yunho menggeleng melihat tingkah Jaejoong itu “tak perlu Jae kan aku yang traktir”

 

“sebaiknya kau cepat masuk ne, pasti Junsu sudah menunggumu” ujar Yunho seraya membukakan pintu.

 

Namun Jaejoong mesih tetap ingin mengganti uang Yunho. Dan dengan terpaksa Yunho mengambilnya

 

“baiklah, sebaiknya sekarang kau cepat masuk ne” ujar Yunho

 

Jaejoong pun segera keluar dari mobil Yunho dan tersenyum. Ia membungkukkan tubuhnya sebentar lalu segera masuk ke dalam

 

Yunho hanya bisa melihat sosok Jaejoong yang menjauh darinya, setelah Jaejoong menghilang Yunho menatap uang itu. Sebenarnya ia tak mau menerimanya tapi Jaejoong tetap memaksa. Jadi, mau tak mau Yunho mengambilnya. Dan tampa ia sadari ia tersenyum melihat prilaku namja cantik itu. Namja yang mampu memikat hatinya saat ini.

 

 

T

B

C

 

Hehe mian ya author cut disini..

Gimana ceritanya? Makin aneh ? ya mohon di maklumi saja ne..

Otak author yang pas-pasan memang menjadi kendala hehe

 

Oke sekali lagi jangan lupa RCL , gak mau juga gak apa. Yang mau aja silahkan \(^^)/

FF/ I Love You What It’s / YunJae / part 1

 

 

 

 

 

Korea_CG_Art_design_dreamy_field_副本Title            :  I Love You What it’s

Cast            :  Jung Yunho (24)

Kim Jaejoong (21)

Kim Junsu (20)

Park Yoochun (23)

And Other cast

Genre          :  Romance, family

Rate            : T 15+

 

Annyeong^^

Author datang lagi nih dengan bawa FF YunJae..

Kali ini author debute sebagai author YunJae ya moga aja gak gagal dan jelek ya. Ff  ini juga muncul karena keprihatinan author terhadap FF YunJae yang semakin memudar.

 

Dan sebenarnya juga nih FF  udah lama mau di buat, tapi karena author sibuk mempersiapkan ujian jadi sekarang ini ada waktu luang :D. Dan satu lagi author minta maaf sebesarnya kepada seluruh cassie dan YJs kalau misalkan ini FF sangat tidak sesudai dengan kepripadian oppadeul ^^

Sekali lagi ini hanya FANFICTION , cerita yang di buat berdasarkan ide gila author

 

Warning : Boyxboy, Yaoi, yang gak suka baca FF yaoi mending gak usah di baca deh ya dari pada ntar jijik dan ujung ujungnya ngebash

 

Disclaimer : “ini FF murni buatan author, apabila ada kesamaan nama cast atau tempat itu adalah unsur ketidak sengajaan”

 

Oke langsung aja yuk di baca..

 

Happy Reading Everyone  \(^^)/

 

Seorang namja sedang sibuk membersikan meja yang terlihat kotor sekarang.  Kim Jaejoong—namanya. Seorang namja cantik yang merupakan pemilik kedai coffee cojjae. Cantik ? ya walaupun ia namja ia terlihat sangat cantik. Dengan mata bulat besar berwarna hitam hidung mancung, bibir semerah cerry dan juga kulit putih mulus tanpa cacat. Sungguh tuhan menciptakan mahakarya yang luar biasa.

 

Jaejoong mempunyai seorang adik bernama Kim Junsu, mereka tak jauh beda sangat cantik. Entah lah. Mereka berdua memang pemilik kedai ini, tapi mereka juga bekerja di kedai ini.  Dan satu lagi kedai ini memang kedai coffee tapi tak hanya coffee yang  di jual, di sini juga menjual  berbagai makanan.

 

“Jae hyung, aku supermarket dulu ne. Bahan bahan di dapur kita sudah habis” ucap Junsu yang telah berada di ambang pintu. Melihat ke arah hyung nya yang masih sibuk membersihkan meja.

 

Jaejoong menoleh ke arah  Junsu seraya menganggukan kepalanya. Dan kembali melanjutkan pekerjaan nya ketika Junsu sudah pergi.

“hufft” Jaejoong menghela nafasnya pelan. Dan kembali membawa piring piring kotor itu ke tempat pencucian piring. Di mana ada salah seorang pegawai namja yang bernama Karam sedang berkutat dengan pekerjaan nya—mencuci piring

 

Karam melihat ke arah Jaejoong, dan segera mengambil piring-piring yang ada di tangan Jaejoong.

 

“gomawo hyung” ucap Karam

 

Jaejoong kembali menganggukan kepalanya. Dan kembali kedepan meja kasir.

 

‘kling’

 

Terdengar suara lonceng berbunyi menandakan ada seseorang yang baru masuk sekarang. Telihat seorang namja tampan bertubuh tegap dan berwajah kecil dengan mata musang nya yang sangat memikat.

 

Jaejoong mengangkat kepalanya dan melihat kearah namja itu seraya tersenyum dan membungkukkan badannya.

 

Namja itu pun tersenyum manis, “aku pesan, coffee america satu”  ucapnya

 

Jaejoong kembali menganggukan kepalanya, dan menunjuk sebuah kursi agar namja itu duduk di sebuah kursi yang ada di sana.

Saat ini memang  pengunjung cafe itu tidak terlalu ramai karena keadaan yang masih pagi juga.

 

Tak lama namja itu menunggu Jaejoong datang seraya memberikan secangkir coffee yang di pesan oleh namja itu.

 

“gomawo” ucap namja itu. Jejoong pun segera berlalu setelah ia membungkukkan tubuhnya di depan namja bermata musang itu

 

Dan sekarang namja bermata musang itu sedang menikmati coffee nya dan juga menikmati pemandangan yang di lihat nya sekarang.

Ya mata musang namja itu tak henti- hentinya memperhatikan sosok Jaejoong yang berada di balik meja kasir.

 

Hei kalian tahu sebenarnya namja ini sudah lama menganggumi Jaejoong. Tepat nya pada saat pertama kali ia bertemu dengan nya  waktu itu

 

//flashback//

 

Saat ini kota Seoul sedang di guyur hujan yang sangat lebat. Membuat semua orang mengerat kan jaket tebal mereka. Namun, tidak dengan namja cantik ini. Namja cantik ini tidak mengenakan jaket tebal nya. Dan nampaknya ia sedang kedinginan saat ini di bawah sebuah halte.

 

Tanpa sadar seorang namja memperhatikan tingkah nya yang sendari tadi hanya menggosok gosokkan tangan nya berharap memperoleh ke hangatan dari sana.

 

“annyeong” ucap namja bermata musang itu seraya tersenyum

 

Sementara namja cantik itu hanya tersenyum menanggapi kata-kata nya.

 

“ini pakai lah jeketku” namja itu memberikan jaketnya pada nya.

 

Namja cantik itu mengerutkan alisnya, seolah olah mengerti namja bermata musang itu tersenyum lagi “tak apa, aku bukan orang jahat. Ku lihat kau sedikit mengigil” lanjutnya

 

Akhirnya ia pun memakai jaket namja itu, seraya membungkukkan badan nya sebagai tanda terima kasih.

 

“oh ya namaku Yunho, Jung Yunho. Kau?” ujar namja yang tenyata bernama Yunho itu

 

Saat namja cantik itu mengulurkan tangan nya, ia mendengar suara lengkingan mirip lumba-lumba yang ia sangat keanal suara itu.

 

“hyung, mian aku terlambat menjemputmu” ujar namja yang tadi menjerit. Ia terlihat sedang mengatur nafasnya.

Pandangan nya pun teralih pada seorang namja yang berada di samping hyung nya itu. Ia menatap namja itu dengan tatapan menyelidik.

 

Seolah mengerti dengan tatapan itu, Yunho langsung menundukkan tubuhnya “annyeong, aku Jung Yunho” ucapnya seraya mengulurkan tangan nya

 

“ne, annyeong Kim Junsu” ujar Junsu. “oh ya maaf , aku dan hyung ku harus segera pergi”

 

Junsu dan namja cantik itu berlalu dari hadapan Yunho. Entah lah saat ini mata musang Yunho tak mau lepas dari sosok namja cantik yang baru di temuinya tadi.

 

Ia rasa, ia harus bertemu dengan namja itu lagi. Satu hal yang memuat nya penasaran dirinya adalah nama dari namja itu. Ah semoga tuhan berpihak padanya.

 

oOo

 

seminggu setelah kejadian pertemuannya dengan namja cantik itu. Yunho masih di landa rasa penasaran terhadap namja itu. Dan yak kalian tahu. Saat ini Yunho berada di sebuah market yang mempertemukan nya dengan Junsu yang bersama dengan namja cantik itu kemarin. Tanpa buang waktu pun Yunho langsung menghampiri Junsu.

 

“annyeong Junsu-ssi” ujar Yunho saat ia berada di samping Junsu.

 

Junsu yang mendengar suara Yunho pun sedikit terkejut “ah annyeong”

 

“kau sendiri? Bisa kita bicara?” tanya Yunho to the point. Ia memang sangat penasaran dengan namja cantik itu.

 

“ada apa?” Junsu mengerutkan dahinya. Tanda tak mengerti kenapa tiba-tiba namja ini mengajak nya bicara

 

“ada yang ingin ku tanya kan padamu” terang Yunho. “tenang saja aku tak akan macam-macam” tambah Yunho meyakinkan

 

Junsu tampak berpikir. “baiklah”

 

Senyum mengembang pun terukir di wajah Yunho. Ah ia tak akan menyianyiakan kesempatan yang di berikan tuhan padanya.

 

@cafe Mirotic

 

Setelah membayar semua barang yang di beli Junsu dan Yunho pun memutuskan untuk berbicara di sebuah cafe. Agar lebih santai.

 

“jadi, kau menanyakan tentang hyungku?” tanya Junsu.

 

Ya, tadi Yunho sudah mengatakan pada Junsu bahwa tujuan nya adalah ingin menanyakan tentang namja cantik yang ternyata adalah hyung kandung dari Junsu.

 

Yunho pun menganggukan kepalanya mantap

 

Junsu terlihat menghembuskan nafasnya perlahan. “namanya Kim Jaejoong” ujar Junsu

 

“Kim Jaejoong” Yunho membeo

 

Junsu tersenyum menyebutkan nama hyung nya ia jadi teringat wajah hyung nya yang sangat ia sayangi itu. “ne namanya Kim Jaejoong, umurnya 21 tahun. Ia dan aku pemilik kedai coffee cojjae”

 

Terlihat Yunho membulatkan mulutnya. Tanda ia mengerti.

Namun. Setelah itu Junsu terlihat sangat murung berbeda sekali dengan ekspresinya yang cerah sedetik tadi.

 

“ada apa Junsu” Yunho sangat heran atas perubahan yang terjadi saat ini pada Junsu

 

Junsu kembali menghembuskan nafasnya dan menatap Yunho. “apa kau benar-benar ingin berteman dengan hyungku?” tanya Junsu seolah olah kata-katanya meminta kepastian. Dan kepastian itu terjawab dengan Yunho menganggukan kepalanya mantap

 

“kau, jika kau ingin berteman dengan hyung ku mungkin kau akan mengalami sedikit kesusahan berkomunikasi dengan nya” ujar nya. Seraya menyesap es lemontea yang di pesan nya.

 

Mendengar itu Yunho mengerutkan alisnya, tanda tak mengerti dengan kata-kata Junsu. Kesusahan berkomunikasi?

 

Melihat ekspresi Yunho Junsu langsung tersenyum kecut. Mengingat kenyataan yang terjadi pada hyung nya itu.

 

“Hyung ku, dia Jaejoong hyung tak dapat bicara, dia bisu” ujar nya lirih

 

Mendengar yang di katakan Junsu, Yunho membulatkan matanya. Ia sedikit syok dengan apa yang di dengarnya tadi. Jaejoong namja cantik yang sangat di kagumi nya ternyata bisu. Pantas saja kemarin saat ia bertemu Jaejoong tak bicara sedikit pun.

 

Namun, dengan cepat Yunho menetralkan raut wajahnya yang terkejut tadi. “dia bisu?” tanya Yunho. Junsu menganggukan kepalanya.

“pantas saja saat aku berkenalan dengan nya ia hanya tersenyum” ujar Yunho

 

“hyungku bisu karena sebuah kecelakaan. Kau tahu? Banyak sekali pria seperti mu yang ingin berkenalan dengan hyungku. Tapi saat mendengar hyungku bisu, semua meninggalkannya” suara Junsu terdengar bergetar. “hyungku orang yang baik, tapi kenapa tuhan memberikan nya cobaan seperti ini”

 

Yunho tersenyum, ia sudah memutuskan dan menetapkan hatinya ia ingin mengenal lebih jauh sosok Kim Jaejoong. Tak perduli ia bisu atau apapun. Ia sepertinya menyukai namja itu .

 

“eum, Junsu” ujar Yunho.

 

“ne”

 

“tak apakan jika aku berteman dengan hyung mu?”

 

Junsu membulatkan matanya. Ia mentap mata musang Yunho. Seperti nya namja ini bersungguh sungguh dengan ucapan nya

 

“ne tentu saja”

 

//flashback end//

 

‘kling’

 

Lonceng yang berada di pintu kedai ini berbunyi lagi. Terliahat sosok Junsu yang masuk kedalam dengan membawa beberapa kantung plastik. Di tangan nya.

 

Ia tersenyum saat meliha sosok Yunho yang berada di salah satau meja kedai ini. Dan ia pun manghampirinya setelai memberikan kantung-kantung itu pada Jaejoong dan Karam.

 

“hei hyung” sapa Junsu yang membuat Yunho tersadar dari lamunan nya.

 

Yunho menoleh dan mendapati sosok Junsu berdiri di hadapan nya.

 

“memperhatikan hyung ku lagi eoh?” tebak Junsu yang tadi sempat memergoki Yunho yang menatap intens hyung nya itu.

 

Yunho menyengir. Ia malu sepertinya kentara sekali ia menatap sosok Jaejoong.

 

“sampai kapan kau akan seperti ini?” tanya Junsu yang sudah mulai jengah dengan sikap Yunho yang sama sekali tak ada perubahan saat pertama kali mereka bertemu. Yunho hanya menatap dari jauh hyung nya itu. Dan menatapnya intens secara diam-diam

 

“hyungku itu orang nya sangat bersahabat jadi kau tenang saja hyung, ia pasti mau berteman dengan mu” lanjut Junsu

 

“benarkah?”

 

Junsu menganggukan kepalanya. “jika kau mau kau mau bicara dengan nya aku akan memanggilnya sekarang. Kebetulan belum ramai. Bagaimana?” tanya Junsu menawarkan

 

Yunho telihat berpikir, dan sedetik kemudian ia menganggukn kepalanya. Junsu pun segera menuju ke tempat Jaejoong.

 

Nampak ia berbicara dengan Jaejoong menggunakan bahasa isyarat, yang hanya di mengerti oleh Jaejoong dan juga Junsu. Serta orang-orang bisu lain nya.

 

Awalnya Jaejoong tak mau, sepertinya Junsu sedikit memaksa dan akhirnya Jaejoong menurut juga. Ia mengikuti Junsu dan menemui Yunho.

 

“nah hyung, Yunho hyung ingin bicara dengan mu” ujar Junsu

 

Jaejoong pun menatap Yunho sebentar, lalu ia berbicara dengan Junsu menggunakan bahasa isyarat.

 

“aku masih ada pekerjaan Su-ie, lain kali saja. Dan memang nya ada apa sih?” (ini Jaejoong gunain bahasa isyarat ya)

 

“sudah duduk saja, hyung silahkan mengobrol” ujar Junsu. Ia memberikan Jaejoong sebuah note dan juga pena. Ya kalian tahu kan Jaejoong bisu dan tak mungkin ia bicara dengan Yunho. Atau pun menggunakan bahasa isyarat.

 

Yunho tersenyum manis memandangi sosok indah yang ada di depan nya ini yang sedang mengerucutkan bibirnya imut.

 

“ah Jaejoong-ah, maaf jika aku menganggumu” ujar Yunho tak enak.

 

Jaejoong pun menatap Yunho sebentar. Kemudian ia menghela nafasnya.

 

Dan mulai menulis di note itu “ada apa?”

Ia menunjukan nya pada Yunho.

 

Yunho tesenyum, “aku hanya ingin menjadi teman mu” ujar Yunho to the point. Ya memang iya tidak suka berbasa basi.

 

Jaejoong mengerutkan alisnya. Ia kembali menuliskan kata-katany di note.

“untuk apa? Untuk apa kau berteman dengan ku? bukan kah masih banyak orang yang lain. Kenapa kau mau berteman dengan orang bisu sepertiku?” raut wajah Jaejoong menuntut kata-kata Yunho

 

“memang ada yang salah? Aku dan kau sama-sama manusia. Lagi pula bisu atau tidaknya seseorang tak jadi masalah” ujar Yunho seraya menyesap kopi nya yang mulai dingin.

 

Mendengar itu Jaejoong tertegun, ia menatap mata musang Yunho. Apakah namja yang berada di hadapan ini memang benar-benar tulus ingin berteman dengan nya atau ia akan mendapatkan rasa sakit seperti yang sebelum nya?

Jaejoong kembali menghela nafas, dan berniat ingin beranjak dari sana. Ia tak mau lama-lama menatap mata musang Yunho. Namun belum sempat Jaejoong bangun Yunho menahan lengan kiri Jaejoong membuat namja itu menoleh

 

“aku serius dengan ucapan ku, kalau boleh aku minta nomor ponselmu?” ujar Yunho

 

Jaejoong menyobekkan kertas note nya, dan menuliskan beberapa angka di kertas itu da memberikan nya pada Yunho.

 

Melihat itu Yunho tersenyum senang, ia melepaskan tangan Jaejoong dan mengucapkan terimakasih. Setidak nya dengan begitu Jaejoong sudah mau menerima Yunho sedikit demi sedikit kan?

 

 

 

END

 

 

 

Hehe bercanda ini masih TBC  kok, gimana ceritanya? Saya harap gak membuat bosan ya

Kalau banyak yang suka bakalan saya lanjut tapi kalau gak ya tetap saya lanjut whahah

Oke sampai ketemu di part selanjutnya :D

 

FF/ It’s War / EunHae / oneshoot

Annyeonghasseo ^^

Autor kembali dengan FF abal-abal nih

Hehe

Oke kali ini author akan bawa selingan buat FF you’re my love J

Kemungkinannya author bakal selingi dengan FF oneshoot hehe

WARNING : “ FANFICTION INI PUNYA AKU. AKU TERINSPIRASI DENGAN MV MBLAQ JADI DON’T BASS! YANG UDAH BACA TOLONG LIKE ATAU COMMENT… GAK MAU? GAK JADI MASALAH KOK ^^”

 

Oke langsung aja ya ^^
happy reading

——————————————————oOo————————————————

Title          : It’s War

Cast          : Lee Donghae

                  Park Eun So

                  Lee Hyuk Jae

Genre        : friendship, love, and sad (?)

Rate          : Teen 16+

 

Summary    : “aku meminta mu untuk menjaganya, bukan menjalin hubungan dengannya. Aku memintamu untuk menjaganya bukan untuk merebutnya. Aku memintamu menjaganya tapi kenapa kau buat ia jatuh cinta dengan mu. Kau sahabat ku! Tapi kau tega menghancurkan cintaku dengannya? Kau pengecut! Tidak akan pernah ku maaf kan! It’s War!”

 

——————————————————–oOo———————————————

“Lee Hyuk-jae, bagaimana? Apa kah kau setuju dengan tawaranku ini” ucap seorang pria paruh baya pada seorang yang pria lebih muda yang sekarang sedang tepat duduk di kursi di depan hadapannya. “aku yakin, kau bisa melakukannya. Membunuh sudah menjadi keahlianmu bukan?” ucap pria itu lagi. Kali ini dia mengeluarkan uang dalam jumlah yang sangat besar dari dalam kopernya dan juga sebuah foto

“apakah gadis ini yang harus ku bunuh?” ucap pria yang bernama Lee HyukJae itu sambil mengamati foto yang di berikan pria paruh baya itu.

Pria paruh baya itu terseyum sebentar lalu memandang HyukJae dengan tatapan yang sulit di artikan. “jika kau bisa membunuh wanita itu lebih dulu darinya akan ku bayar kau dua kali lipat, bagaimana?” tawar pria itu pada HyukJae. Sementara HyukJae hanya tersenyum tipis saat melihat betapa inginnya pria yang ada di hdapannya itu membunuh gadis ini.

“baiklah, kau tinggal kirim kan saja alamat gadis ini. Dan jangan lupa langsung saja transfer uangnya! Kalau begitu aku kembali dulu”ucap HyukJae. Ia bangun dari tempat duduknya dan segera pergi dari hadapan pria itu dengan membawa sebuah koper penuh berisi uang dan juga foto gadis yang menjadi sasarannya

oOo

‘klek’

Bunyi pintu terbuka. Sontak pria yang ada di dalam rumah itu menengok kearah suara pintu yang terbuka itu. dan melihat siapa yang datang. Senyumnya mengembang ketika ia tahu siapa yang datang. Ya! Yang datang adalah sahabat nya sejak kecil, kalian tahu siapa? Tentu dia adalah Lee HyukJae atau lebih sering Donghae memanggilnya dengan sebutan EunHyuk

“kau sudah pulang Hyuk?” tanya Donghae saat melihat EunHyuk masuk dan langsung merebahkan dirinya di atas sofa berwarna cream lembut itu

“hmm… aku sangat lelah hari ini Donghae-ssi” ucap EunHyuk tanpa membuka matanya, ya saat ini EunHyuk mencoba menghilangkan penatnya, ya paling tidak sedikit saja

“apa kau ingin mandi? Kalau kau ingin mandi akan ku siapkan air panas untuk mu, bagaimana?” tanya Donghae pada EunHyuk. Ya Donghae memang sangat perhatian sekali dengan sahabatnya ini

Mata Donghae teralih pada sebuah koper yang ada di atas meja. Apakah Eunhyuk baru saja membeli koper baru? Kalau ia Eunhyuk untuk apa? Apakah ia ingin pergi? Tanda tanya besar bersarang di kepala Donghae. Ia sangat penasaran dengan koper itu. dengan ragu Donghae menanyakan itu pada Eunhyuk

“Eunhyuk-ssi, apakah kau baru membeli koper?” tanya Donghae

“eoh?” Eunhyuk mengalihkan pandangannya ke arah koper yang di maksud Donghae dan memandang Donghae “itu koper milik teman ku, oh ia bukankah kau akan menyiapkan air untuk mandiku” ucap Eunhyuk

“oh ne! aku lupa mian aku siapkan dulu ne” Donghae langsung berlari ke arah dapur untuk memanaskan air. Dan meninggalkan Eunhyuk sendiri di ruang tamu

Eunhyuk terlihat sedang memijit dahinya pelan ketika rasa pusing sedikit menyergap kepalanya. Ya kalian tahu? Selama ini Eunhyuk menyembunyikan tentang pekerjaanya yang sebagai seorang pembunuh bayaran dari Donghae. Hanya satu alasannya Eunhyuk hanya tak ingin membuat Donghae kecewa.  Donghae bilang ia lebih baik hidup susah dari pada harus mendapatkan uang dari melakukan kejahatan. Ya mungkin itu yang Donghae pikirkan tapi berbeda yang di pikirkan Eunhyuk

“M..mian Donghae-ssi” ucap Eunhyuk lirih

oOo

 

Gadis itu sekarang sedang ada di pusat perbelajaan sepertinya ia sedang berbelanja, leb ucapan itu teriang di otak Eunhyuk. Tadi ia sudah bertemu dengan pria yang membayarnya dan sekarang ia sudah ada di lokasi di mana ia akan membunuh targetnya itu. ya Eunhuyk merupakan pembunuh bayaran yang ahli dan pintar dalam melakukan hal seperti ini. Ia selalu bermain bersih dan ia tak pernah tertangkap polisi selama ini. Tak heran bila banyak orang-orang yang berani membayar Eunhyuk dengan harga yang mahal. Hei itu bukan kah hal yang wajar dan pantas?

Saat ini Eunhyuk sedang ada di atas gedung yang jaraknya mungkin hanya 10 meter dari tempat sang target sekarang. Ya Eunhyuk menggunakan pistol laras panjang yang ia ciptakan sendiri dengan memodifikasi cara kerja pistol itu. Eunhyuk mengatur sedemikian rupa posisi pistol itu agar tepat mengenai gadis itu saat ia keluar dari pusat perbelanjaan itu

Mata Eunhyuk membulat saat melihat gadis yang merupakan targetnya itu keluar dari sana. Dengan cepat Eunhyuk membidik ke arah gadis itu. namun, saat pelatuk pistol itu ingin ia tekan ia melihat seseorang dari dalam mobil ia menembak gadis itu juga. Otak Eunhyuk kembali mengingat kata-kata bossnya tadi kau harus membunuhnya sebelum utusan tuan Park yang membunuhnya, karena dengan begitu tuan Park akan merasa bahwa dia telah berhasil membunuh anak dari tuan Choi, pemilik saham tertinggi di korea, ingat aku mempercayaimu sepenuhnya

 

Saat fikirannya kembali tersadar, dan saat otaknya memerintahkannya untuk menyelamatkan gadis itu. dengan cepat ia menaruh pistolnya ke tanah dengan cepat dan berlari kearah gadis itu. satu yang ada di fikirannya yaitu, menyelamatkan gadis itu.

“ikut aku!” ucap Eunhyuk saat ia berada di samping gadis itu. sementara gadis itu hanya menatap Eunhyuk dengan tatapan ragu dan bingung serta takut.

“k..kau siapa?” tanya gadis itu masih tak bergeming di tempatnya walaupun Eunhyuk sudah berusaha menarik tangannya

“kau tak ingin mati muda kan?” tanya Eunhyuk dengan nada yang sangat dingin.sang gadis langsung tercengang mendengar kata-kata Eunhyuk. Gadis itu menatap Eunhyuk dengan tatapan ragu

“percayalah padaku!” Eunhyuk menarik tangan gadis itu setelah melihat sang gadis menganggukan kepalanya pelan. Tak lama terdengar bunyi tembakan yang mengarah kearah mereka berdua. Untung saja Eunhyuk sudah menarik tubuh gadis itu menjauh dari tempat ia semula. Kalau tidak mungkin gadis itu sudah mati di tempat

“ayo lari!” ucap Eunhyuk sambil menarik lengan gadis itu. dan tanpa aba-aba gadis itu pun langsung mengikuti langkah Eunhyuk

“hei keu berhenti!! Serahkan gadis itu padaku!!” pekik pria bertubuh kekar yang berbalut jaket hitamnya. Sambil mengacungkan pistolnya kearah Eunhyuk dan gadis itu. “berhenti kalian!! Atau kalian akan ku tembak!!” pekik pria itu. namun, tetap saja Eunhyuk dan gadis itu tak mau berhenti. Merasa di acuhkan pria itu mengarahkan pistolnya kearah gadi itu dan menembakkannya kearah gadis itu

DOR!!

“akkkhhh” pekik gadis itu. tubuhnya langsung limbung di samping tubuh Eunhyuk. Bahu gadis itu tertembak rupanya. Melihat hal itu Eunhyuk langsung mensandarkan tubuh gadis itu ke bahu jalan yang ada di situ dan dengan segera Eunhyuk menatap pria itu dengan tatapan membunuhnya. Ia segera mendekati pria itu

“apa yang kau mau? Gadis itu?” tanya Eunhyuk sambil terus memberikan tatapan membunuhnya pada pria itu

Pria itu tersenyum meremehkan “kalau kau sudah tau kenapa kau tak menyerahkannya?”

“kau fikir aku akan menyerahkan apa yang seharusnya menjadi milikku?” kali ini Eunhyuk berkata sangat dingin. Sungguh Eunhyuk sangat berbeda kali ini. Dapat di rasakan bahwa aura seorang pembunuh ada di sekitarnya

“kau berani menantang ku eoh!!” pria itu langsung mengacungkan pistolnya kearah Eunhyuk, bermaksud angin menembak Eunhyuk. Namun, bukan Eunhyuk namanya kalau ia merasa takut dengan ancaman pria tua itu. dengan cepat Eunhyuk menendang tangan pria itu dan saat tubuh pria itu tersungkur Eunhyuk segera mengambil pistol itu dan sekarang mengarahkannya kearah pria tua itu

“dengarkan aku, aku akan segera mengirimkan mu ke neraka. Dan kau ingat kau telah salah memilih seorang tuan. Tuan Kim adalah orang yang err aku kira bodoh!” tandas Eunhyuk dingin

“m..maafkan aku” ucap pria itu memohon minta ampun. Namun, sepertinya Eunhyuk sudah tak butuh permintaan maaf itu.

“selamat tinggal tuan!” dengan cepat Eunhyuk mengarahkan pistolnya dan menarik pelatuknya. Tak lama kembali terdengar bunyi tembakan

oOo

tok tok tok

terdengar pintu rumah Donghae di ketuk oleh seseorang. Donghae yang mendengar itu langsung membukakan pintu “nuguseyo?”

“ini aku Eunhyuk” jawab Eunhyuk dari luar sana

Dengan cepat Donghae membukakan pintu untuk sahabatnya itu. matanya sontak membulat saat ia melihat Eunhyuk yang berlumuran darah dan seorang wanita yang juga berlumuran darah.

“Eunhyuk-ssi ada apa?” tanya Donghae sedikit panik. Mendengar itu Eunhyuk tak langsung menjawab pertanyaan sahabatnya itu. ia langsung membawanya masuk ke dalam kamarnya dan menidurkan gadis itu di atas kasur nya

“Donghae-ssi tolong siapkan air hangat dan juga obat, gadis ini terluka” ujar Eunhyuk sambil mulai melonggarkan baju gadis itu yang terkena peluru tadi. “luka mu cukup parah nonna” ujar Eunhyuk pada gadis itu. sementara sang gadis hanya meringis menahan sakitnya

“apa perlu aku telponkan dokter?” tanya Donghae saat ia kembali dengan membawa air hangat dan juga sekotak obat-obatan

“hmm ya aku rasa kita perlu memanggil dokter” ujar Eunhyuk sambil terus memandangi wajah sang gadis yang sedikit pucat akibat kehilangan banyak darah

“baiklah akan ku panggilkan”

oOo

Saat ini seorang Dokter sedang memeriksakan keadaan gadis itu. sementara dua orang pria menunggu di luar dengan keadaan cemas. Apa kah gadis itu akan baik-baik saja ?
beberapa menit kemudian dokter itu keluar dengan wajah yang sulit di tebak. Dan dengan segera Eunhyuk langsung menghampiri dokter itu.

“dokter bagaimana? Apa ia baik-baik saja?” tanya Eunhyuk dengan nada cemas. Sepertinya ia benar-benar khawatir dengan gadis itu

“tenang saja sekarang ia sedang beristirahat, kau tenang saja” ucap dokter itu sambil tersenyum menenangkan Eunhyuk

“dokter benar Hyuk, lebih baik sekarang kau mandi dan ganti baju mu. Setelah itu beristirahatlah” ujar Donghae sambil memegang bahu Eunhyuk pelan

Eunhyuk mengangguk. Kemudian ia berlalu dari sana dan segera pergi kekamar mandi. Kepalanya kembali terasa berdenyut. Saat ini ia sedang berfikir kenapa ia mau menyelamatkan gadis itu yang sekarang statusnya adalah targetnya untuk di bunuh?

Apakah karna Eunhyuk merasa kasihan dengan gadis itu? atau karna hal lain yang menyebabkan Eunhyuk mau menolong gadis itu? arrrggh entah lah Eunhyuk memmang pintar dalam soal membunuh tapi sepertinya kalau soal mengerti tentang dirinya atau pun perasaan nya ia masih terlalu bodoh soal itu

oOo

saat ini Eunhyuk sedang terlelap di tepi pinggir tempat tidur gadis itu. sepertinya semalaman Eunhyuk menjaga gadis itu.

“eugh” gadis itu melenguh kecil saat kesadarannya kembali. Dengan pelan ia membuka matanya dan mengerjab-ngerjabkan matanya perlahan

Menyadari lenguhan kecil dari gadis itu. Eunhyuk terbangun dari tidurnya. “kau sudah sadar?” tanya Eunhyuk seraya memegang dahi gadis itu lembut. Ya semalam gadis itu demam

“hmm ne, kau siapa?” tanya gadis itu

“aku Lee Hyukjae. Atau panggil saja Eunhyuk” ujar Eunhyuk seraya tersenyum karena mengetahui bahwa demam gadis ini sudah turun

Gadis itu sedikit mengulas senyum pada Eunhyuk. “aku Park Eun So,” ucap gadis itu sambil seraya ingin duduk. Namun, dengan cepat Eunhyuk menahan gadis itu dan bermaksud menidurkannya kembali.

“ahh aku tahu, sekarang kau istirahat lah. Bukankah lukamu itu belum sembuh” ucap Eunhyuk sambil sesekali menyisir rambut gadis itu dengan jari-jarinya—lembut. Sepertinya Eunhyuk sudah jatuh cinta dengan gadis ini. Lihat saja cara Eunhyuk memandang gadis ini sungguh berbeda. Ia telah jatuh cinta pada targetnya sendiri. Target yang seharusnya ia bunuh bukan ia selamatkan seperti ini—ini salah!

oOo

Sudah beberapa hari gadis ini berada di rumah Eunhyuk dan Donghae, ya Eunhyuk sengaja mengatur alasan agar gadis ini tak segera kembali kerumahnya. Selain takut nyawa gadis ini terancam, Eunhyuk juga merasa sedikit takut kehilangan gadis ini.

“hmm bagaimana keadaanmu?” tanya Eunhyuk. Saat ini ia sedang duduk di tepi ranjang tempat di mana Eun So sedang terduduk.

“hmm aku rasa sedikit lebih baik” ucap Eun So. Ia memandang sekeliling kamar Eunhyuk. Di sana terdapat beberapa poster dan juga beberapa poto yang di pajang. “hei ini siapa ? apakah adikmu?” tanya Eun So penasaran, karna selama ia di sini ia hanya sekali melihat sosok pria yang ada di dalam poto itu

“oh itu Donghae, dia sahabatku. Dia memang tinggal di sini, tapi karna ada kau dia memutuskan untuk tinggal di rumah temannya” ujar Eunhyuk seraya mengambilkan segelas air

“minumlah”

“eum—gamsahamnida” ucap Eun So tulus. “Eunhyuk-ssi, apakah selama aku disini aku merepotkan kalian berdua?” tanya Eun So sedikit tak enak. Ia meneguk air nya dengan sedikit ragu

“aniya, oh iya mungkin kau selama dua minggu ini akan tinggal dengan Donghae. Soalnya aku akan pergi, mungkin setengah jam lagi dia akan sampai” ucap Eunhyuk sembari melangkahkan kakinya kearah nakas dan langsung mengambil jaket kulitnya yang berwarna hitam

“aku pergi—jaga baik-baik dirimu” ucap Eunhyuk. Ia mengusap lembut rambut Eun So. Sementara gadis itu membalas Eunhyuk dengan senyuman manisnya

“ya, hati-hati lah”

oOo

Selepas kepergian Eunhyuk, ruangan itu kembali menjadi sunyi. Hanya terdengar kicauan burung saja di sana. Eun So hanya menatap kearah luar jendela dengan tatapan kosongnya. Saat ini ia merasa rindu sekali pada ayahnya serta kedua saudaranya.

Tapi EunHyuk melarangnya untuk pulang karena ia bilang ada seseorang yang akan membunuhnya. Tentu saja itu membuat Eun So takut.

“annyeonghasseo” ucap seseorang dari luar pintu. Dengan cepat Eun So tersadar dari lamunannya dan segera membukakan pintu untuk tamu itu.

“nugusseo?” Eun So membukakan pintu. Namun ia sangat terkejut dengan apa yang ia lihat. Yak! Bagaimana tidak saat Eun So membukakan pintu untuk Donghae wajah Donghae sangat dekat sekali dengan nya

“huwaaa” pekik mereka berdua. Sontak Eun So mendorong tubuh Donghae dengan cepat hingga membuat tubuh Donghae jatuh tersungkur ke lantai. Dan dengan segera Eun So menutup pintu rumah itu

“heheheii nonna buka pintunya” ujar Donghae. Ia kembali mengetok-ngetok pintu rumah itu. “hei nonna aku ingin masuk” ucap Donghae yang mulai frustasi karena Eun So dari tadi tidak mau membukakan pintu untuknya

“k-kau si-siapa?” tanya Eun So pada akhirnya. Nafasnya masih memburu akibat terkejut akibat ulah Donghae tadi

“huh aku Donghae, Lee Donghae” ucap Donghae yang benar-benar frustasi sekarang. “nonna buka lah pintunya” bujuk Donghae dan tak lama pintu itu terbuka pelahan

“m-maaf” ucap Eun So sambil membungkukan tubuhnya di hadapan Donghae

oOo

saat ini mereka berdua sedang meminum minuman mereka masing-masing. Donghae tak lepas matanya menatap Eun So dari atas hingga bawah lalu keatas lagi. Sementara Eun So hanya menundukan wajahnya. Ia merasa risih karena di perhatikan seperti itu oleh Donghae

“yak! Namamu siapa eoh?” tanya Donghae sambil meletakan gelas nya di atas meja yang tepat berada di hadapannya sekarang

“a-aku Park Eun So” ucap Eun So masih tak mau menatap wajah Donghae. Ia masih merasa malu dengan sikapnya tadi dengan Donghae

“aku Lee Donghae,” Donghae menyodorkan tangan kananya pada Eun So. Eun So menatap tangan Donghae ragu. “aku teman Eunhyuk jadi kau tak perlu khawatir” ujar Donghae kali ini dengan di lengkapi senyuman khasnya

“ah ne” akhirnya Eun So menyambut tangan Donghae dan mereka berdua tersenyum bersama-sama

oOo

Sejak hari itu Eun So dan Donghae semakin dekat. Memasak, mencuci, membersihkan rumah dan lain-lain selalu mereka kerjakan bersama. Tak jarang Donghae memberikan perhatiannya pada Eun So jika gadis itu merasa punggungnya sakit akibat bekas tembakan itu

“bagaimana apa lukamu sudah merasa baikan?” tanya Donghae saat ia mengganti perban Eun So

“hmm aku rasa sudah jauh lebih baik” ujar Eun So sambil mengoyang goyangkan bahunya menandakan bahwa ia benar-benar baik-baik saja

“Eun So?”

“ada apa ?” gadis itu memiringkan kepalanya bingung melihat reaksi yang tak biasa dari Donghae. “apa ada yang ingin kau katakan?” tanya Eun So lagi

“ee..ii..itu” Donghae tergagap mengucapkan kata-katanya. Sesekali ia juga mengusap tengkuknya hanya untuk sekedar menghilangkan rasa gugupnya

“sebenarnya hubungan mu dan Eunhyuk seperti apa?” tanya Donghae pada akhirnya

“umm.. entahlah aku dan Eunhyuk hanya tak sengaja bertemu. Bahkan saat itu tiba-tiba saja Eunhyuk menarik tangan ku. Dan tak lama seorang pria mengejar-ngejar kami

Aku juga tak tahu apa yang membuat kami di kejar oleh pria itu, sampai akhirnya pria itu menembak bahuku. Dan yang jelas aku sangat berterima kasih pada Eunhyuk” ujar Eun So sambil sesekali melirik kearah Donghae

“eum, kau tau.. sebenarnya aku menyukaimu” ujar Donghae to the point. Sontak Eun So membulatkan matanya tak percaya

“b-bagaimana bisa Donghae-ssi?”

“awalnya aku takut dengan perasaan ku ini karna ku fikir kau dan Hyukjae punya hubungan yang khusus, tapi setelah mendapatkan jawaban dari mu tadi aku merasa sangat lega”

“t-tapi”

“yah kau tidak perlu merasa canggung seperti itu padaku. Aku hanya mencoba mengungkapkan apa yang aku rasakan padamu. Dan setidaknya kau sudah tau itu

Masalah kau menerima atau tidak aku tidak akan memaksa mu” ujar Donghae sambil berusaha tersenyum

“ya aku juga mencintaimu Donghae-ya” ujar Eun So yang sontak langsung membuat mata Donghae membulat

“benarkah? Ah terimakasih Eun So” Donghae langsung merengkuh tubuh Eun So ke dalam pelukan nya

Tanpa mereka sadari, Eunhyuk yang sudah ada di balik sendari tadi mengupng di belakang pintu mendengar obrolan mereka geram menahan amarahnya. Bagaimana tidak sahabatnya yang ia percaya kini telah menyukai gadis yang ia juga sukai. Dan sekarang perasaan nya terbalas oleh gadis itu. sungguh ini membuat Eunhyuk ingin meledakan seluruh amarah nya ini pada Donghae

‘klek’

Eunhyuk masuk dengan marah yang sangat memuncak, namun dengan cepat ia berusaha meredam itu semua. Saat menyadari kehadiran Eunhyuk, Eun So dan Donghae melepaskan pelukan mereka.

“ahh Donghae-ssi kau sudah kembali?” tanya Donghae mencairkan suasana. Sepertinya Donghae mempunyai feeling yang bagus dalam masalah ini. Namun kata-katanya hanya di anggap angin lalu oleh Eunhyuk. Pria itu kini hanya menatap Eun So dengan tatapan tajam nya

“kau ikut dengan ku pulang” Eunhyuk meraih pergelangan tangan Eun So dan menariknya bermaksud mengajak Eun So pergi bersamanya

Namun, Eun So melepas genggaman Eunhyuk yang ada pada pergelangan tangan kanannya dengan lembut sambil tersenyum ramah pada Eunhyuk.

“tidak Eunhyuk-ssi, aku ingin di sini bersama Donghae. Boleh ya?” ucap Eun So sedikit ragu. Wajahnya menyimpan sedikit rasa takut. Kerena sekarang dapat di lihat Eunhyuk sedang menahan amarahnya sehingga giginya sedikit bergemeletuk

“aniya! Ku bilang kau harus pulang! Ayo ikut dengan ku!” Eunhyuk membentak Eun So dengan kasar dan menarik Eun So dari sana dengan cepat. Sementara Donghae yang melihat itu mengejar Eunhyuk dan Eun So cepat

“Eunhyuk-ssi! Tolong lepaskan Eun So!” pekik Donghae sambil terus menyusul langkah Eunhyuk yang begitu cepat

“Kita bisa selesaikan ini baik-baik Eunhyuk-ssi”

Mendengar kata-kata itu sontak Eunhyuk menghentikan langkahnya dan segera menyentakan tangan Eun So kasar. Membuat gadis itu meringis

Dengan cepat Eunhyuk menghampiri Donghae dan

BUGH!!

Satu pukulan bersarang tepat di wajah Donghae, “KAU BILANG APA ?? SELESAIKAN MASALAH BAIK-BAIK?? DASAR BITCH!!!”

BUGH !!

Eunhyuk kembali memukul wajah Donghae, kali ini di sertai tendangan yang cukup keras di bagian perutnya. “KAU BERFIKIR TIDAK HAH!! KAU TELAH MEREBUT CINTA KU! AKU MENYURUH KAU UNTUK MENJAGANYA ! KAU PENGECUT! KAU SAHABATKU! TAPI—ARRGHH ! BRENGSEK KAU LEE DONGHAE!!”

Kali ini emosi benar-benar menguasai Eunhyuk dengan cepat Eunhyuk mengambil pistol dari dalam saku jaketnya. Sontak Eun So dan Donghae membulatkan mata mereka.

“apa yang akan kau lakukan ?” Eun So mulai terlihat panik karena meliha Eunhyuk yang mengacung kan pistolnya pada Donghae. Walaupun jarak mereka sekarang kira-kira sekitar 5 meter. Namun, jika tembakan Eunhyuk tepat mengenai Donghae maka Donghae akan mati.

“lakukan saja apa yang kau suka Eunhyuk. Aku memang bersalah dalam hal ini. Jadi, aku akan terima apa saja yang akan kau lakukan padamu”

“Donghae-ya apa yang kau katakan?”

Eunhyuk mengeluarkan senyuman evilnya. Lalu ia menggengam pstolnya itu, dan bersiap untuk menembak Donghae. Kemudia ia menekan pelatuk pistol itu dan—

DOR!

Satu butir melesak ke arah Donghae, dengan cepat Donghae menutup matanya bersiap bahwa ajalnya akan datang saat ini. Namun, suasana hening seketika. Sampai akhirnya Eun So memekikn histeris memanggil nama Eunhyuk. Apa Eunhyuk? Donghae dengan cepat membuka matanya dan sontak ia terkejut dengan apa yang baru saja ia lihat. Wajah Eunhyuk terbujur lemas dengan peluru yang bersarang di dadanya.

“Eunhyuk-ssi bertahan lah” ucap Donghae sambil menatap Eunhyuk dengan sedih dan takut

Dengan sisa kekuatannya, Eunhyuk mencoba untuk berbicara pada Donghae.

“maafkan aku, a-aku bukan lah teman yang baik. Aku tidak seharusnya menyalahkan mu dan Eun So”

Eun So semakin menangis histeris, ia tak kuat melihat Eunhyuk saat ini. Kedaannya sungguh miris

“aniya seharusnya aku yang harus minta maaf, ku mohon bertahan lah Eunhyuk”

Namun, tiba-tiba mata Eunhyuk menutup perlahan, dan gengaman tangan nya pada Donghae melemah

Sontak Donghae dan Eun So makin menangis kuat. Saat ini mereka telah kehilangan sahabat yang sangat baik seperti Eunhyuk

—FINISH—

Maaf kalau gaje.

Soalnya ini ff iseng saya dan saya menyelesaikannya dengan cukup lama

Karena beberapa faktor hoho

tapi semoga dapat menghibur ya…

Annyeong^^

FF/Blind Date (Silver Angel)/Part 1

 

 

 

Annyeong hasseo^^
kembali lagi dengan saya Kim Eun Yoo  a.k.a Eun Yoo member of Silver Angel hoho~
oh ya seperti biasa dengan PD nya saya mempublish sebuah FanFiction atau biasa sering di singkat FF yang bercast Silver Angel dan bias kami masing-masing. Hehe~
Mungkin jika kalian baca FF ini akan merasa bosan atau gak suka, silahkan kalian klik tombol BACK dari pc/ hp kalian..

 

Karena, sejujurnya saya kurang suka dengan orang yang membash FF buatan saya. Jahat? Oh maaf saya tidak jahat. Sombong? Bukan nya sombong Cuma saya ingin kalian bisa mengahargai karya orang lain saja^^

oke FF ini aku ambil dari acara WGM Dimples Couple yang mana Mr 1, 2 , 3 , dan juga 4 mengikuti acara kencan buta. Hoho~
di situ aku ilfil banget, ketika salah satu dari princess nya nangis gara-gara prince couple nya milih princess lain. Ckck~

 

Yang nonton WGM Dimples Couple pasti tau dong muhehe~
oke dari pada saya banyak cincong mending kita langsung aja ke story..

 

 

Happy Reading Everyone…

 

——————————————^^Silver Angel ^^————————————————-

 

 

Title            : Blind Date (Silver Angel Reality Show)
Cast            : Member Silver Angel

Secret cast

Author       :  Okthe Dwi Sartika (Eun Yoo)
FB              :  Okthe Dwiie Sartiqqa II

Twitter       :  Eun_Yoo3424

Genre          :         —

Rate            : T 15+

 

Nb : silent readers HALAL kok, aku gak maksa buat comment hanya sekedar review jg gak papa^^

 

——————————————^^Silver Angel ^^————————————————-

 

Pagi itu di dorm Silver Angel,

 

Tok.. tok.. tok..

 

Terdengar suara ketukan pintu. Terlihat seorang wanita berpakaian rapi berdiri di depan salah satu kamar yang ada di dalam dorm tersebut, Kim Min Ah itu adalah nama dari wanita itu yang di ketahui adalah manager dari grup girl band terkenal Silver Angel.

 

“Lee Hun Yoon, bangun lah!” teriak sang manager dari arah luar kamar itu. Tangan nya masih sesekali mengetuk pntu kamar itu. Membangunkan 2 orang anak manusia yang masih terlelap dalam mimpi-mimpi mereka, Lee Hun Yoon atau YunYun dan Choi Soo In.

 

Dari dalam kamar rupanya Soo In lah yang bangun terlebih dahulu karena ia mendengar suara pintu yang sangat berisik hingga mengganggu acara tidurnya. Ia menggeliat pelan di balik selimut tebalnya.

 

“Yunnn bangun! Min Ah eonni memanggilmu” gumam Soo In seraya menendang nendang tubuh YunYun berharap agar sang leader segera terbangun.

 

“aish, ada apa sih?” YunYun membalik kan wajah nya ke arah Soo In dan menatap Soo In kesal.

 

“Min Ah eonni memanggilmu, apa kau tidak dengar?”

 

lee Hun Yoon cepat lah bangun”

 

Suara manager mreka terdengar lagi dan itu membuat YunYun mau tak mau bangun dari tempat tidurnya. Dan segera membukakan pintu untuk wanita itu.

 

“ada apa Eonni?” tanya Yun Yun saat ia sudah membukakan pntu kamar nya.

 

Wanita di hadapan YunYun hanya bisa menggelengkan kepala nya. Ia lalu mengeluarkan selembar amplop berwarna merah muda dari dalam tasnya. Dan memberikan nya pada YunYun.

 

“ige mwoya?” tanya YunYun heran, ia membolak balik amplop tersebut.

 

Manager Min tersenyum, “itu acara Reality Show kalian, kalian akan pergi kencan buta dengan salah seorang Korean star lainnya” ujar nya semangat

 

Mata YunYun langsung membelalak saat ia mendengar apa yang di katakan oleh manager Min, Kencan Buta? Tidak salah? YunYun mengerjapkan mata nya saat ia melihat isi amplop tersebut.

 

Blind date,

For all member silver angel

Lets party and dating with your couple this night

And enjoy it

 

“ malam ini eonni?” tanya YunYun

 

Manager Kim menganggukan kepalanya. “ kau bilang ya pada member yang lain aku tahu kalian harus siap jam 7 malam nanti ara?” ujar manager Kim tegas.

 

“arraso”

 

Kemudian manager Kim memutuskan untuk pergi karena ia masih mempunyai sedikit urusan.

Setelah manager Kim pergi, YunYun langsung masuk kembali dan segera membangunkan Soo In perihal tentangBlind Date ini

.

“jadi kita akan kencan buta?” tanya Soo In semangat

 

YunYun mengangguk sesaat, kemudian ia kembali fokus pada ponselnya. Sepertinya ia sedang menelpon seseorang

 

annyeonghasseo” terdengar suara Hyuna dari ujung sana.

 

“annyeong hyuna-ya”

 

ne

 

“malam ini kita mendapatkan reality Show baru, Blind Date”

 

mwo? Blind date?” terdengar suara Hyuna sedikit kaget. “kapan acaranya eum?”

 

“nanti malam, jam 7 kau bisa kan? Oh ya aku juga sudah memberi tahu Jinnie dan Eun Yoo”

 

hemm bukannya Eun Yoo hari ini ada syuting CF ?”

 

“ne kau tenang saja, ia bilang mungkin ia agak terlambat. Oh sudah dulu nanti kita bertemu lagi, annyeong”

 

ne annyeong”

 

Klik

 

Panggilan terputus, YunYun kembali berbicara pada Soo In yang sedang terduduk di atas kasur mereka.

 

Soo In tersenyum cerah, entah apa yang di pikirknnya. Tapi yang jelas itu membuat YunYun bergidik mengerikan.

 

Tuk!

 

“aww” Soo In meringis pelan kala sebuah pena melayang ke kepalanya. Ia menoleh kan kepalanya melihat siapa pelaku yang beraninya melempar pena ke kepalanya.

 

“yak! Pabboya!” pekik Soo In saat mengetahui bahwa YunYun lah yang melakukan nya.

 

Sementara YunYun hanya tersenyum bahagia.

 

“kau sangat mengerikan Soo In-ya saat kau sedang berpikiran mesum seperti itu” ujar YunYun yang sekarang sibuk membersihkan tempat tidurnya menggunakan sapu lidi.

 

“mesum?” Soo In mengerjapkan matannya pelan. kemudian mata nya melotot seketika setelah ia bisa memproses kata-kata YunYun ini tadi.

“yak! Aku bukan sedang memikirkan hal yang mesum!” pekik Soo In tak terima.

 

YunYun hanya bisa mengangkut bahu saja tanda tak perduli dengan apa yang sekarang di bahas oleh Soo In.

.

.

Saat ini Hyuna masih terduduk di atas kasur nya. Ia masih terlalu senang bahwa Siver Angel akan melakukan sebuah Kencan Buta. Dengan k-pop star lain nya lagi.

 

Sesekali Hyuna tersenyum senang. Kali ini entah apa yang di pikirkan nya.

 

“eum, kira-kira siapa ya yang akan menjadi pasangan kencan buta ku” cap Hyuna.

 

Ia menatap lemari bajunya yang bisa di bilang cukup besar itu. Ia membuka pintunya maka tampak lah baju-baju yang bisa di bilang brended dari sana.

 

“aku pakai baju yang mana ya?” gumam Hyuna.

 

Tangannya menyusuri setiap baju-baju itu satu persatu. Dan tak lama ia berhenti pada sebuah dress berwarna coklat soft. Ia mengambilnya dari dalam sana.

 

“aku pakai ini saja” ucapnya seraya mencoba baju itu di depan kaca.

.

.

.

Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 7 malam, semua member Silver Angel terkecuali Eun Yoo sudah siap.

Mereka semua menunggu di lobby bawah setela mendapat telpon dari manager Kim yang berkata ia akan menyusul mereka sekarang.

 

Member Silver Angel tanpak cantik dan juga anggun, mereka semua mengenakan dress selutut. Denag warna soft yang cocok dengan kulit mereka.

 

Tak lama setelah itu sebuah mobil audy hitam berhenti di depan mereka. Manager Kim menyembul kan kepalanya lewat kaca mobil yang terbuka

 

“aigo~ kalian cantik sekali” ucapnya sambil memperhatikan member Silver Angel satu persatu. “oh ya, Eun Yoo bilang mungkin ia datang agak terlambat” sambungnya lagi

 

“ne arraso”

 

“kalau begitu masuk lah, kita bisa terlambat” ujar manager Kim.yang dituruti oleh mereka berempat.

Setelah itu dengan perlahan mobil audy hitam itu meninggal kan dorm Silver Angel.

.

“Eonni, kira-kira siapa ya yang jadi pasangan blind date kami?” tanya Jinnie. Gadis itu cukup penasaran dengan seorang yang akan di temuinnya nanti.

 

“aku juga kurang tau, yang jelas mereka hanya bilang bahwa pasangan kalian adalah k-pop star juga” ujar manager Kim

 

Jinnie mengangguk mengerti, sebenarnya mereka berempat merasa sedikit gugup untuk bertemu dengan pasangan mereka yang masih rahasia itu.

 

“apa mungkin member Super Junior?” tanya Soo In

 

Hyuna, YunYun dan juga Jinnie menatap Soo In. “jika memang benar mereka, kalian ingin dengan siapa?” tanya Soo In

 

“kalau aku ingin Donghae oppa” ujar YunYun semangat.

 

“sebenarnya aku ingin member Shinee” gumam Hyuna.

 

“nugu?” tanya Jinnie

 

“Key oppa” Hyuna tersenyum, “akhir-akhir ini aku jadi menyukainya” ujarnya tersenyum malu-malu.

 

“dan kau magnae?”

 

“aku sama dengan Hyuna, aku memilih Minho oppa saja”

 

Soo In mengangguk , “aku sih Siwon oppa saja, hehe”

 

Setelah itu mereka semua terkikik bersama. Membayangkan bagaimana kalau yang menjadi pasangan mereka adalah orang yang mereka harapkan.

.

.

.

Di tempat lain ke lima pria tampan sudah menunggu kedatangan sang gadis-gadis. Sesekali mereka bercanda bagai mana cara nya saat mereka bertemu dengan gadis-gadis ini nanti.

 

“hyung, apa yang akan kau lakukan saat nanti mereka datang?”

 

“eum, aku akan merapikan baju ku dan mengulurkan tangan”

 

Ke empat pria yang lain mengangguk mengerti. Hei, di sana tidak hanya ada ke lima pria tersebut tetapi ada juga Kang Hodong dan Lee Sunggi. MC dari acara kencan buta ini.

 

“hei, aku mendapat kabar bahwa mereka sudah ada di bawah, sebentar lagi mereka akan datang” ujar Hodong pada ke lima pria itu.

.

.

Tok tok tok

 

Terdengar langkah sepatu, mendekati tempat ke lima pria tampan dan ke dua MC itu berada.

 

Dan yak..

 

“ah annyeonghasseo” ucap mereka bersama saat mereka sudah bertemu.

 

T

B

C

 

muhehe~
gimana ceritanya bosan?
ah gwencana, ingat FF ini author buat dengan sudut pandang author^^
biarpun jelek, tapi tolong di hargai yaa~

oke sampai jumpa di part 2

/BOW/