When I Love You / Oneshoot

 

Annyeong^^

Haha author abal-abal balik lagi nih bawa FF gaje dan abal-abal juga pastinya😛
mianhaeyo jika aku membuat kalian merasa mual setelah membaca FF ini..

Sungguh author gak punya maksud lain author hanya ingin menshare FF buatan author ini dan semoga dapat menghibur ne ^^

 

===========================================================================

 

 

Title            : When I love you

Cast            : Park Jung Soo (super junior)
Han Che Rin

Other cast / supporting cast

Rate            : Teenager

Genre          : friendship, Romance (?)

 

Summary : “ Begitu banyak alasan aku untuk mencintaimu, namun tak ada alasan untuk aku melupakan mu”

—Han Ji Wook (Silver Angel) Quote’s—

 

============================================================================

 

Hai namaku Han Che Rin, tapi aku biasa di panggil Che Rin oleh orang-orang terdekatku. Hidup ku sama saja seperti yeoja lain yang berumur 19 tahun tapi hanya satu hal saja yang membuat ku merasa berbeda. Kalian tahu apa itu? Hah~ aku sudah menikah dengan sahabatku sendiri. Tidak—tidak bukan karna kami saling mencintai tapi, karna aku membantunya

 

Sebenarnya ia akan di jodohkan oleh ke dua orang tua nya dengan seorang wanita pilihan mereka. Namun, entah kenapa ia tak mau di jodohkan dengan wanita itu padahal yang aku tahu ia dari keluarga yang kaya dan ia sangat cantik!

Hei! Apakah tidak terlalu naïf jika kita menginginkan lebih dari itu?. Tapi entah lah aku juga tak mengerti dengan jalan fikirannya

 

Besok tepat di mana tanggal peringatan 1 tahunnya pernikahan kami, ya walaupun pernikahan kami ini hanya di dasari dengan kebohongan saja aku bersyukur jika nantinya aku bercerai dengan nya aku masih di pandang dengan baik. Tapi aku harap itu tak akan pernah terjadi—

 

Entah sejak kapan aku menyukainya. Ya! Menyukai sahabat ku itu si Park Jung Soo. Namja pekerja keras, tampan dan juga kaya. Siapapun pasti ingin menjadi pendampingnya kelak. Tak ayal, menjadi istrinya sekarang membuat ku sedikit berbangga hati walaupun pernikahan inihanya pura-pura saja. Entah sampai kapan pernikahan ini akan di jalani. Aku juga tidak tahu. Tapi pernah suatu saat aku menyuruhnya untuk mencari wanita lain. Ya setahu ku selama ini Jung Soo tak pernah dekat dengan wanita selain aku dan juga sahabat-sahabatku.

 

//”Jung Soo-ssi lebih baik kau mencari wanita lain saja, lalu kita akan bercerai dan mulai menjalani hidup masing-masing” ucap ku saat aku dan Jung Soo sedang menonton sebuah film di TV

“kenapa kau mengatakan itu?” tanya nya. Tapi matanya  masih tetap menuju kea rah layar TV plasma yang berukuran 29” itu

“ah aniya aku hanya ingin kau bahagia dengan orang yang kau cintai. Aku sebagai sahabatmu juga tak bisa membantumu terus menerus seperti ini” ujar ku lagi

‘kau tak mau membantu ku lagi?” tanya nya dingin. Ia menatap ku tajam. Membuat ku hanya terdiam saat ini

“baik lah kalau itu mau mu. Aku akan mencari wanita lain” setelah mengucapkan itu. Ia pun berlalu dari hadapanku tanpa menoleh kearahku sedikit pun//

 

Tapi, walaupun ada kejadian seperti itu. Sikap Jung Soo pada ku tidak menunjukan perubahan yang menandakan bahwa ia marah atau membenci ku. Namun, ia semakin menambah perhatian nya untuk ku.

 

Dari yang ia sering pulang larut malam, sejak kejadian itu ia pulang lebih awal. Ya setidaknya itu membuat ku merasa senang.

 

Selama Jung Soo menjadi suami ku ia juga tak pernah minta yang macam-macam dengan ku. Bahkan untuk tidur sekamarpun ia tak pernah memintanya padaku. Ya! kalian tahu bahwa Jung Soo itu adalah malaikat dalam hidup ku. Malaikat yang membawaku ke jalan yang damai dan tenang. Malaikat yang selalu memperlakukan ku dengan lembut. Dan malaikat ku yang selalu melindungiku—walaupun aku sadar status ku hanya menjadi istri pura-puranya tapi setidaknya pernikahan kami sah di kantor sipil *plak! Apaan sih -_-*

 

“aku pulang”

 

Nah sepertinya Jung Soo sudah pulang aku hasrus menyambutnya. Aku pun berlari mengahmbur kedepan pintu. Dan benar saja Jung Soo lah yang datang. Aku pun segera membawa tasnya—hmm bukankah itu tugas istri yang baik eoh?

 

“kau pasti lelah?” tanyaku padanya. Sekarang ia sedang merebahkan tubuhnya di atas Sofa besar kami

 

“hmm..sangat , banyak masalah hari ini di kantor” ucapnya kini ia duduk di atas sofa itu dan memijit keningnya perlahan—sepertinya sangat lelah

 

“akan ku siap kan untukmu air hangat untuk mandi ne?”

 

“ne gamsahamnida Che Rin-ssi” ucap nya sambil melemparkan senyumnya padaku. Aku pun membalas senyumnya. Sungguh senyumnya membuat ku semakin mencintainya. Oh tuhan salah kah aku jika mencitai Jung Soo?

============================================================================

 

Sekarang ia sedang mandi, ahh lebih baik aku menonton TV saja.

Dan tak lama seseorang tlah ikut duduk menonton TV di samping ku. Hmm bau ini—bau khas Jung Soo papermint yang menyegarkan. Aku pun tersejnyum kecil saat melihat Jung Soo yang kini telah duduk di sampingku dengan menggunakan piyama yang sama dengan ppiyama yang aku pakai sekarang (piyama couple ceritanya)

 

“hmm Che Rin apa kau besok punya acara?” tanya Jung Soo mengagetkan ku. Yang dari tadi hanya menatap wajahnya kagum

 

“hmm aku rasa tidak ada. w—waeyo?” tanya ku masih sedikit gugup

 

“bagus, besok bagaiimana kalau kita jalan-jalan eum?” tawar Jung Soo padaku. Wah itu merupakan hal paling ku suka.

 

“kita akan kemana?” tanyaku sangat antusias

 

“taman kota, bagaimana kau setuju?”

 

“hmm tak terlalu buruk aku setuju” ucap ku semangat sambil memamerkan senyuman indahku

 

“oke kalau begitu besok aku tunggu kau di taman kota ne?”

 

“eh? Kau tak pergi bersama ku dari rumah?” tanya ku sedikit kecewa

 

“aniya, aku harus rapat sebentar dengan dewan direksi.. mianhae, tapi aku janj aku akan tepat waktu” ucap nya kali ini sambil mengusap kepalaku lembut—sayang

 

“hmm arraso”

 

===========================================================================

 

Dari tadi pagi Jung Soo sudah berangkat untuk pergi ke kantor. Sepertinya ia sibuk sekali, sampai-sampai untuk sarapan saja ia tak sempat lagi. Oh ya! Sebentar lagi pukul 1 aku ka nada janji dengan Jung Soo. Kalau kami akan bertemu di taman kota jam 1 siang ini. Ahh aku harus segera cepat

 

Setelah aku memilah dan memilih baju yang aku kenakan akhirnya aku menggunakan dress putih dia atas lutut dengan cardigan berwarna coklat lembut. Dan aku membiarkan rambut ku terurai dan di jepit dengan pita berwarna putih

 

Wah 10 menit lagi. Aku pun segera menuju taman kota yang jaraknya tak jauh dari dari apartement kami. Aku menunggu Jung Soo di salah satu bangku panjang berwarna putih yang ada di sana

 

15 menit

 

Belum ada tanda-tanda Jung Soo akan datang

 

45 menit

 

1 jam

 

Aku mulai memerhatika ponsel ku, tapi tetap saja kosong tak ada tanda-tanda bahwa Jung Soo telah menelpon ku atau mengirimi ku sms

 

2 jam

 

Aku masih punya sedikit kesabaran. Aku masih bisa menunggunya sebentar lagi

 

3 jam

 

Ponsel ku bordering, tanda panggilan masuk dan ternyata dari Jung Soo. Aku pun segera mengangkat panggilan itu

 

“yeobaseo”

 

“ahh Che Rin—ssi mianhae, aku ada urusan mendadak jadi hari ini kita batal kan acara kita ne. aku janji minggu depan akan jalan-jalan”

 

“ne gwenchana, aku juga akan pergi ke rumah Ji Young”

 

oh baiklah kalau begitu”

 

‘pip’

 

Sambungan telponnya terputus begitu saja, hufft ingin rasanya aku menangis sekarang. Kenapa ia tega sekali mempermainkan aku? Apakah ia senag jika melihat ku sengsara???

 

========================================================================

 

Kali ini aku sudah sampai di rumah Ji Young sahabat ku. Kebetulan suami nya sedang keluar kota. Saat aku masuk aku mendapati ketiga sahabatku sedang berkumpul Ji Young , Min Ah, dan Na Rha di temani denagn anak-anak mereka yang lucu. Menggemaskan

 

Sekarang sudah jam 7 malam, haha mengobrol dengan sahabat itu sungguh membuat kita lupa waktu. Dan kami pun menengok kearah pintu hampir bersamaan saat bel itu di tekan seseorang

 

“ting tong”

 

“nuguseyo?” tanya Ji Young selaku tuan rumah yang membukakan pintu

 

“annyeong” ucap orang itu

 

“ah Jung Soo-ssi, kau rupanya kajja masuk saja. Che Rin ada didalam”

 

Mwo?? Ji Young bilang siapa tadi? Jung Soo ?? buat apa Jung Soo kemari?

Tak lama sosok yang menjadi perdebatan batin ku pun muncul. Ia tersenyum pada kedua sahabat ku yang lain

 

“annyeong” ucapnya memberi salam lalu duduk di samping ku

 

“Annyeong”

“ah apakah ini anak kalian?” tanya nya sambil menggendong anak dari Min Ah.

 

“nde! Tentu saja” jawab Min Ah sedikit sombong

 

“oh ya kapan kalian akan membuat anak? Kalian kan sudah lama menikah” ujar Ji Young yang sontak membuat ku tersedak karna saat ini aku sedang meminum jus jeruk

 

“ahh aku rasa sudah malam sebaiknya kami pulang ne” ucapku buru-buru. Dan langsung menarik tangan Jung Soo pulang

 

“kami pulang ne.. annyeong” ucap ku smbil membungkukkan badan dan di ikuti oleh Jung Soo

 

=======================================================================

 

 

Selama di mobil aku dan Jung Soo tak ada satu pun yang ingin memulai pembicaraan sampai kami tiba di rumah pun Jung Soo tak mengucapkan apapun padaku . setidaknya ucapan maaf atau apalah. Aku pikir terlalu sibuk juga tak baik untuk kesehatan

 

Akhirnya aku dan Jung Soo sama-sama memilih masuk kedalam kamar kami masing-masing. Tanpa ada sedikitpun dari kami yang bicara

 

Esok paginya ketika aku bangun, aku melihat kotak merah kecil yang berada ada di meja nakas milikku. Aku pun membukanya dan ternyata sebuah cincin mas putih berdesain unik. Apa ini untuk ku? Apakah ini dari Jung Soo?

Tak jauh dari situ aku menemukan amplop pink yang tergeletak. Aku pun membukanya dan ternyata di dalam nya ada surat dari Jung Soo

 

To : Han Che Rin

 

Saengil buat kita Che Rin^^

Buat p0ernikahan kita yang sudah berjalan 1 tahun. Terima kasih Che Rin karna kau telah membantu ku. Terima kasih karna kau telah korban kan mimpi indah mu bisa menikah dengan Ji hyun hanya demi membantu orang seperti ku

 

Mian Che Rin untuk yang kemarin, aku benar-benar minta maaf. Itu semua di luar kuasa ku. Jika kau mau marah silahkan. Tak apa jika kau mau menampar ku silah kan taka pa. tapi ku mohon Che Rin jangan seperti ini. Diam seperti orang bermusuhan. Sungguh aku tak suka Che Rin. Egois? Ya aku memang egois Che Rin aku tak pernah member apa pun untukmu. Tapi kau selalu memberi apapun untuk ku.

 

Che Rin aku ingin mngetakan hal yang telah lama ingin aku katakana pada mu. Namun, sampai sekarang aku masih belum berani mengatakannya aku takut Che Rin terlalu takut. Bahkan saat ini aku hany berani lewat surat ini

 

Aku mencintaimu Che Rin. Ketika aku mencintaimu bukan sebagai sahabat melaikan sebagai istri sah ku. Walaupun selama ini kita hanya menganggap ini sebagai sebuah kepura-puraan. Aku harap kau juga punya perasaan yang sama dengan ku. Dan ketika kau sudah selesai tolong lihat ke jendela bawah ne^^

 

 

By your husband

Park Jung Soo

Tak terasa air mataku mulai mengalir deras membasahi pipi ku. Aku pun segera melihat ke bawah dan ternyata Jung Soo sudah membawab 100 Tangkai bunga mawar putih yang sangat indah serta tulisan would you be marry me. Aku  pun segera turun dari apartement dan menemuinya

 

“kau sudah membacanya?” tanya nya pada ku

 

Bukannya menjawab aku malah langsung memeluk Jung Soo erat. Rasanya ini adala hhari terindah bagiku di mana rasa cintaku terbalaskan dengan seseorang yang aku sukai yang bahkan telah menjadi suami ku

 

Jung Soo pun merenggangkan pelukannya dan mengambil cincin yang sendari tadi tak aku lepaskan. Kemudian ia berlutut dan berkata “WOULD YOU BE MARRY ME?”

 

“I DO” ucap ku mantap dan ia pun langsung merengkuh ku di dalam pelukannya

 

FIN>>>

 

Oke gimana ceritanya? Abal-abal ? jelek? Bosan?
hhh saya mah pasrah saja ^^

RCL nya ya ditunggu ~

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s