Natural Of Love / 1shoot

ANNYEONG^^

Author balik lagi nih dengan FF request dari sahabat author Han Ji Wook a.k.a @Celly Devita Febrianti yang lagi kasmaran hehe

kali ini FF nya oneshoot ! ^^

Semoga suka ya ^^

 

=======================================================================

 

Title            : Natural of love

Cast            : Han Ji Wook (Silver angel)

                     Thunder (Mblaq)

                     Supporting cast

Rate            : Teen

Genre          : Romance (?)

 

Summary      : “cinta datang karna terbiasa , terbiasa melihatmu”

——– Kim Eun Yoo (Silver Angel) Quote’s——

 

 

=========================================================================

 

“aigo~ chukkae Jinnie ya—“ pekik ke tiga yeoja itu bersamaan

 

“hehe” sementara yeoja yang bernama Jinnie hanya bisa tertawa renyah(?)

“kemarin kau baru saja di antar dengan Thunder oppa *(kakak) bagaimana kalian bisa menjadi pacar?” tanya Hyuna penasaran

 

“mwo? Kau di jemputnya pulang ? aiss kenapa aku tak tahu?” ucap Eun Yoo sedikit kesal

 

“paboya! *(bodoh) kau kan kemarin tak masuk” sergah Soo In pada Eun Yoo yang membuat Eun Yoo hanya menyengir kuda

 

“kajja paliwa ceritakan pada kami!” Soo In nampak nya paling tak sabar dia antara mereka semua

 

“hmm baiklah, mau aku ceritakan dari mana? Aku bingung” seketika wajah Jinnie berubah menjadi merah padam. Malu.

 

“dari sejak kau bisa berkenalan dengannya, sampai kau jadian dengan nya” cerocos Soo In tanpa jeda

 

“aiss bukankah itu terlalu lama?” protes Hyuna

 

“makanya Soo In,kau selama ini sibuk dengan teatermu sih untuk perpisahan anak kelas 3” Eun Yoo ikut protes juga

 

“haiis sudahlah , baiklah Soo In akan ku ceritakan dari awal” ujar Jinnie akhirnya. Terlihat senyuman mengembang di wajah Soo In . sementara Hyuna dan Eun Yoo hanya menatapnya malas

 

“ jadi begini aku berkenalan dengannya saat aku sedang mengikuti lomba, kalian tahu kan Hyuna , Eun Yoo” tanya Jinnie pada ke dua sahabatnya itu. Sementara keduanya hanya mengangguk membenarkan

 

// “permisi, aku ingin bertanya. Apakah kau yang bernama Thunder?” tanya ku sedikit ragu. Namja yang ada di hadapan ku ini menatap ku sebentar. Hah—apa aku salah orang? Mati lah aku!

 

Namun sedetik kemudian ia berkata padaku “ne aku Thunder waeyo?”

 

“hmm aku Jinnie lebih tepatnya Han Ji Wook, aku di suruh oleh Park Ssaem untuk memanggil mu” ujar ku sedikit gugup. Astaga mengapa jantungku berdetak lebih kencang. Ah tidak-tidak aku tidak boleh menyukainya! Dia kakak kelas ku. Tapi huh wajah tampan dan polosnya itu. Aigo~ aku segera mengelengkan kepalaku kuat. Mengusir semua fikiran aneh yang ada di otak ku

 

“waeyo? Kau tak apa kan?”hanya menggelengkan kepalaku pelan dan menundukkan wajahku. Aku yakin kini wajahku memerah seperti udang rebus//

 

“nah itu awal mula aku bertemu dengannya” ucap Jinnie sambil sesekali ia meneguk jus apel yang ia pesan

 

“hah~ tak ada kesan-kesan romantisnya” ujar Soo In yang akhirnya mendapat kan 3 jitakan dari yeoja-yeoja itu

 

“ugh appo” ringisnya sambil sesekali mengelus kepalanya itu

 

“kau fikir seperti cerita dongeng Cinderella ? huh?” sergah Hyuna

 

“terlalu banyak menonton sinetron tutur tinular eoh? Atau putih abu-abu?” ujar Eun Yoo yang membuat ketiga temannya itu tertawa

 

“hh ada-ada saja!”

 

“oke lanjut!”

 

Sebelum melanjutkan ceritanya Jinnie pun meneguk beberapa kali jus apelnya itu. Sepertinya sangat haus

 

“oke, lalu waktu itun aku kebetulan aku sedang online tiba-tiba ia menchat ku” ujar Jinnie. Ia tersenyum malu-malu kala mengingat kejadian itu

 

//bayangin aja ini chatingan Jinnie ya

 

@ThunderPecintaBola : saeng *(adik) J

 

@HanJiWook_SA : Ne *(ya) oppa J

 

@ThunderPecintaBola : kamu ada tissue gak?

@HanJiWook : gak ada oppa L

 

@ThunderPecintaBola : oh kalau nomor ponsel ada dong haha😀

@HanJiWook : mwo ? *(apa?) oppa hmm ada oppa J

 

@ThunderPecintaBola : kirim ya saeng J//

 

“huee Thunder oppa bilang begitu?” tanya Soo In tak percaya. Kemudian ia tertawa terpingkal pingkal sambil memegangi perutnya

 

“hahahah—orang se cool dia bisa seperti itu juga?”

 

“hei kau tak tahu kan Soo In orang cool iu ada 2 macamnya . dia benar-benar cool atau dia hanya pura-pura cool” ujar Eun Yoo

 

“benar. Orang yang benar-benar cool itu seperti si manusia batu!” ucap Hyuna yang mendapat kan anggukan dari Jinnie dan Eun Yoo

 

“hmm dan sejak itu aku mulai smsan dengan nya dan kalau ia sedang online ia sering menchat ku” ujar Jinnie. Senyuman nya tak pernah pudar dari wajah tembabnya itu. Haha lihat saja sekarang saat ia tersenyum atau tertawa sontak membuat matanya menghilang tenggelam oleh pipinya

 

“cieeeee” ucap ketiga sahabatnya itu bersamaan

 

“lalu? Apa lagi?” tanya Soo In

 

“hmm apa ya? Aku juga lupa. Hehe oh ia saat perpisahan! Eun Yoo dan Hyuna sungguh-sungguh membuat ku malu!” sungut Jinnie. Ia mengerucutkan bibirnya lucu

 

“tapi kau senang kan?” Eun Yoo mencolok-colok pipi Jinnie yang mengembung dengan gemas.

 

“tidak!”

 

“benarkah?”

“sudah-sudah ceritakan bagaimana ceritanya itu” protes Soo In

 

// saat ini aku, Hyuna, Eun Yoo serta YunYun sedang duduk di kantin. Tanpa Soo In karena Soo In saat ini sedang membersihkan wajahnya dari make up yang ia pakai sehabis bermain teater tadi

 

“hei itu Thunder oppa?” bisik Eun Yoo pada Hyuna dan Jinnie

 

“dimana? Ah ayo kita sembunyi. Aku malu” ucap Jinnie sambil bersembunyi di balik tubuh YunYun yang memang sedikit gemuk darinya

 

“aissh bersikaplah biasa!” desis Hyuna tertahan

 

Namun, tiba-tiba Eun Yoo memekik yang membuat ketiga Yeoja itu meoleh bersamaan kearah Eun Yoo

 

“kenapa Thunder oppa, mencari Jinnie eoh? Ini Jinnie” ucap Eun Yoo pada Thunder

 

“hmm apa saeng” ucap Thunder yang tersenyum lalu berlalu dari sana

 

“huee Eun Yoo kau membuat ku malu!” Jinnie langsung mengamit leher Eun Yoo dengan lengan nya

 

“le—lepaskan” Eun Yoo memukul mukul lengan Jnnie agar ia mau melepaskannya

“habis dari tadi ia melihat kearah sini terus” ucap Eun Yoo memberikan pembelaan

 

“yak aku malu!”//

 

“yah kenapa setiap ada moment penting aku selalu tak ada eoh?” keluh Soo In

 

“ya mana aku tahu” ucap Hyuna cuek

 

“hahah sepertinya sampai sini saja ne ceritanya?” ujar Jinnie yang langsung di jawab cepat oleh Soo In

 

“ah nanti tanggung, lanjutkan saja sampai kau jadian dengannya” ujar Soo In sedikit membujuk Jinnie

 

“tapi kau antarkan aku pulang?”

“ne akan ku antar”

 

“oke”

 

// hari ini Thunder oppa bilang ia akan menyusul ku sepulang sekolah seperti waktu itu, tapi nyatanya ia bilang akan menyusulku setelah aku pulang dari bimbel. Hah kalian tau aku sudah menyeterika bajuku! Sampai-sampai aku kena marah oleh amma *(ibu) ku. Tapi nyata nya ia tak jadi menjemputku L//

 

“jadi kau di jemput sepulang bimbel?” tanya Eun Yoo

“hmm”

 

“lanjut kan ceritamu”

 

// sekarang aku sedang menunggu Thunder oppa yang bilang akan menyusulku. Hei kalian tau aku mensetrika baju ku ini berulang kali. Dan memberikan parfume. Hihi agak sedikit terlalu berlebihan tapi ya tak apa untuk kali ini saja

 

Tak lama sebuah mobil Mercedes benz SLR mclaren putih berhenti di depan  tempat bimbel ku. Dan tak lama seorang namja keluar dengan memakai baju putih dan celana setengah tiang dari dalam mobil itu. Yak Thunder oppa—sangat tampan!

 

“maaf lama” ucap nya sambil mengusap tengkuk nya

 

“tak apa oppa” jawabku yang sedikit canggung

 

“kajja kita pulang” ajaknya padaku. Ia pun menggengam tanganku. Menuntunku masuk ke dalam mobilnya

 

“silahkan tuan putri” ucap nya sambil membukakan pintu itu mobilnya untukku

 

“terimakasih oppa”

 

.

.

 

Saat di dalam mobil tak ada satupun dari kami yang berbicara, diam. Hening. Tenggelam dengan fikiran kami masing-masing. Sampai akhirnya ketika kami sampai di depan rumah ku

 

“Jinnie-ya. Coba bisakah kau ambilkan ponsel ku yang ada di dalam dashboard itu” ucapnya sambil menunjuk tempat yang ia maksud

 

Dengan cepat aku pun mengambil ponselnya. Dan aku berikan padanya.

 

“coba kau lihat, sepertinya ada sms tadi” ujarnya

 

Dan aku pun membuka ponsel miliknya. Lalu sontak aku membulatkan mataku ketika membaca tulisan yang ada di layar itu

 

Blush

 

Pipiku juga sepertinya ikut memerah. Akibat tulisan itu.

 

Would you be my girl

 

Itu lah tulisan yang ada di layar itu. Sontak aku langsung menatap nya dan tersenyum. Hal yang sama ia juga lakukan

 

“jadi bagaimana?” tanya nya padaku

 

“hmm I do” jawab ku malu- malu

 

“jadi kita pacaran?” ia mengacungkan jari kelingkingnya kearah ku

 

Dengan malu-malu aku pun menautkan kelingkung ku dengan kelingkingnya. “ia kita pacaran” aku dan dia pun tersenyum bersamaan//

 

“uwaa romantic sekali” ucap Soo In

 

“hmm sangat romantic” sambung Eun Yoo

 

“tapi kalian tahu ada satu hal yang membuat ku malu” ujar Jinnie tiba-tiba

 

“apa?” ucap ketiga temannya bersamaan

 

“saat aku ingin membuka pintu mobil. Pintu nya tak bisa terbuka” Jinnie berhenti sebentar kemudian melanjutkan kata-katanya lagi “dan ia bilang begini, ini kuncinya belum di buka saeng. Di buka dulu baru bisa turun.. hueee aku malu”

“hahaahah kau ini kampungan sekali Jinnie”

 

“bagaimana jika kau naik mobil dengan presiden?”

 

Keempat yeoja itu pun tertawa..

Tertawa karna kebahagiaan sahabat mereka. Yang tela menemukan sebuah cinta. Cinta yang murni. Tanpa sebuah kebohongan dan ke sengajaan. Cinta yang di tunjukan untuk dirinya

 

 

END~~

 

Huwaa akhirnya selesai juga FF ini
hufft semoga suka ya ^^
gak suka juga gpp author gak memaksa kok

buat @Celly Devita Febrianti longlast ya ^^
gue Cuma bisa buat ini untuk hadiahnya kkkk~

 

RCL jangan lupa ya J

Yang gak suka di tag hapus aja atau bisa koment nih ^^

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s