You’re My Love / 5 of ?

 

 

Maaf jika ada penulisan kata yang salah ^^
selamat membaca …

 

 

Preview~

 

“temui aku di taman kota nanti malam jam 7. Kau datang atau tidak itu akan menentukan kau akan kumaaf kana tau tidak” ucap Soo In. ia kemudian melanjutkan langkahnya

 

Samar-samar Soo In mendengar Siwon berteriak “aku pasti akan datang!”

 

Siwon tersenyum lega. Ternyata sahabatnya itu masih mau memberinya kesempatan. Namun tiba-tiba ponsel Siwon berbunyi

Setelah membaca pesan itu raut wajah Siwon berubah menjadi cemas. Tersimpan sebuah ke khawatiran yang saat ini dia tahu. Karna—

 

==========================================================================

 

Soo In menghempaskan tubuh nya di atas kasur. Sesaat ia tersenyum kecil. Ia mengingat bagaimana dengan mudah mengerjai Siwon dan memberikan nya pelajaran agar ia tak ingkar janji lagi

 

“jika kali ini dia ingkar jannji lagi akan ku bunuh dia!” ucap Soo In dalam hati. Tak lama ia memejam kan matanya. Rasa ngantuk tiba-tiba menyerangnya. Dan tak lama ia pun terlelap dan terbawa ke alam mimpi

.

.

 

Saat ini Siwon sedang menunggu seseorang di dalam mobilnya. Wajahnya tampak gelisah. Sebenar nya siapa yang ia tunggu? Yoona kah?

 

Tak lama seluet tubuh seorang yeoja tiba-tiba masuk ke dalam mobil Siwon. Ya Yoona. Yoona tersenyum pada Siwon dengan senyuman memikatnya namun, kali ini Siwon hanya tersenyum malas

 

“kau kenapa eoh?” tanya Yoona heran menyadari perubahan Siwon yang tak seperti biasa nya

 

“gwencana” jawab Siwon singkat

 

Yoona mengangguk sedikit. Lalu kembali fokus dengan barang-barang belajaan yang baru saja di belinya. “bagaimana? Ini bagus tidak?” tanya Yoona yang membuat Siwon tersentak dari lamunannya

 

“chagiya, apa kita akan lama?” tanya Siwon mengacuhkan kata-kata Yoona tadi. Saat ini Siwon sama sekali tak mengalihkan pandangannya dari jalan raya yang ia lewati.

 

“hmm habis ini aku akan menonton film. Kau harus menemani ke ne” ucap Yoona manja sambil bergelayut mesra di lengan Siwon. Dengan segera Siwon melepas kan tangan Yoona lembut

 

“bisa tidak kita pulang sebelum jam 7 malam?”

 

“mwo? Film nya saja mulai jam 6 chagi. Kalau kita pulang jam 7, kita hanya menonton setengahnya saja dong?” Yoona mengerucutkan bibirnya kesal

“memangnya kau ingin kemana chagi?” Yoona kini menatap wajah Siwon dengan tatapan kesal

 

“ahh aniya, aku hanya bertanya kalau begitu. Kita langsung saja kan ke tempat menonton film?” tanya Siwon kembali ia memandang lurus ke depan

 

“apa kau mempunyai janji eoh?” tanya Yoona

 

“aniya” jawab Siwon datar. Kini Siwon mulai menjalankan mobilnya perlahan meninggalkan tempat itu

 

.

.

 

“Soo In-ya kau akan kemana eum?” tanya amma Soo In pada anak perempuannya yang sibuk memilih baju saat ini

 

“aku akan pergi amma” jawab Soo In cepat. Sepertinya ia sangat bingung dalam memilih baju. Berkali-kali ia memasangkan baju-baju itu pada tubuh kurusnya namun berkali-kali juga baju itu ia lempar ke segala arah

 

“huhh” desah Soo In frustasi

 

Melihat itu perempuan paruh baya yang sendari tadi memperhatikan Soo In langsung menghampirinya. “kau akan berkencan eum?” tanya nya sambil ikut memilih baju-baju itu

 

“aniya amma aku hanya akan bertemu dengan Siwon” ujar Soo In pelan. Sedetik kemudian ammanya tertawa. Soo In langsung memandang wajah amma nya bingung. Kenapa tertawa?

“yak! Kenapa amma tertawa? Adakah yang lucu?”

 

Sejenak amma nya menghentikan tawanya lalu menatap Soo In. “kau hanya ingin bertemu Siwon saja sampai seperti ini. Amma kira kau akan bertemu dengan pria lain. Untuk apa kau repot-repot eum?”

 

Benar juga fkir Soo In. untuk apa ia repot-repot sampai bingung memilih baju hanya karna ingin bertemu dengan Siwon. Hah! Tidak masuk akal bukan?

“sini biar amma pilih kan” wanita paruh baya itu kemudian beranjak menuju lemari Soo In yang isinya sudah tidak rapi lagi. Ia memilih sebuah dress berwarna putih lembut selutut dengan cardigan berwarna cream lembut. Sungguh warna yang sangat cocok untuk kulit Soo In yang berwarna kuning langsat

 

“bagaimana kalau ini?” ucap amma nya

 

Soo In nampak berfikir. Namun sedetik kemudian ia tersenyum. Dan mengangguk kecil. Dan langsung memeluk amma nya

 

“gamsahamnida amma” bisiknya di telinga wanita paruh baya itu. Dan wanita itu hanya tersenyum

 

.

.

 

Sendari tadi Siwon sama sekali tak bisa tenang. Ia tampak gusar. Bahkan kau bisa bertaruh jika kau bertanya pada Siwon jalan ceritanya ia tidak tahu sama sekali. Ya dari awal Siwon sama sekali tidak fokus pada film itu. Kegusaran Siwon rupanya di sadari oleh Yoona

 

“chagi kau kenapa eum?” tanya Yoona

 

“eum mwo?” Siwon tampak terkejut saat Yoona bertanya tadi

 

“ada yang kau fikirkan?”

 

“eum anniya” ucap Siwon berbohong. Sebenarnya ia tidak berniat berbohong. Namun, karna ia tak ingin membuat Yoona sedih akhirnya ia terpaksa melakukan itu. Berbohong dan sepertinya melupakan janjinya dengan sahabatnya itu—Soo In

 

“baik lah kalau begitu” Yoona tersenyum lalu matanya kembali fokus dengan film yang sedang di putar

 

Sementara Siwon, kembali melirik jam tangan hitam yang melingkar di tangan nya. 19.05, sedikit terlambat tak apa kan ? batin Siwon

 

.

.

 

Saat ini Soo In sedang berjalanmenuju taman kota yang memang jaraknya tak jauh dari kompleks rumahnya. Sepanjang perjalanan dirinya terus tersenyum. Entah karna apa senyuman itu tak pernah hilang. Bahkan beberapa kali Soo In membenarkan ikatan pita di rambutnya yang sebenarnya memang sudah rapi. Hei kalian tahu? Kali ini Soo In berdandan err sedikit feminim dari biasanya.

 

Tak lama Soo In sampai. Keadaan taman kota saat ini tak terlalu sepi. Masi ada setidaknya beberapa orang disana. Anak-anak, orang tua, serta para pasangan remaja. Yang err—memadu kasih.

 

‘blush’

 

Tiba-tiba pipi Soo In memerah saat melihat sepasang remaja sedang berciuman I salah satu bangku taman yang ada di bawah lampu taman yang memang sinarnya tidak terlalu terang

 

“huh apa-apaan mereka?” umpat Soo In kesal lalu mengalihkan pandangan matanya kearah lain. Sambil sesekali mengibaas-ngibas kan tangannya seolah dapat mengurangi rasa panas yang terasa di wajahnya

 

Soo In melirik jam yang ada di ponselnya jam 19.15. sudah 15 menit artinya Siwon terlambat dari perjanjian mereka tadi siang. Apa jangan-jangan Siwon lupa? Soo In segera memencet huruf-huruf yang ada di tombol ponselnya berniat mengirimi Siwon pesan. Tapi niat itu di batal kan nya. Ia menggeleng perlahan. Tak mungkin Siwon lupa kan?  Ia kembali menggenggam ponsel nya. Matanya menerawang kea rah lain. Ia mencari sesuatu untuk menghilangkan rasa bosannya

 

Tiba-tiba matanya tak sengaja menemukan hal menarik. Ia melihat seorang ahjussi-ahjussi menjual sebuah miniatur atau lebih tepatnya patung-patung kecil. Dengan segera ia menghampiri ahjussi itu

 

“mian ahjussi, apa semua ini kau jual?” tanya Soo In pada ahjussi itu sambil menunjuk kearah patung-patung yang berderet di hadapannya—lucu

 

“ne Agassi, apa kau ingin membelinya?” tanya ahjussi itu

 

“eum aku ingin membelinya, sepasang tapi apakah aku bisa memesan bentuk nya ahjussi” tanya Soo In lagi

 

“tentu, kau ingin memesan gambar apa?”

 

Soo In segera mengeluarkan ponselnya dan menunjukan sebuah foto kepada ahjussi itu. Ahjussi itu pun Nampak tersenyum. “apa ahjussi bisa?”

 

“tentu, tunggu sebentar ne?” ucap ahjussi itu. Lalu ia langsung mengambil beberapa bilah kayu yang memang sudah di potong keci-kecil dan segera membuat bentuk pesanan Soo In tadi

 

.

.

 

Nampaknya saat ini Siwon dan Yoona sudah selesai menonton film first love. Yoona keluar dengan wajah yang tampak kesal. Bagaimana tidak sendari tadi Siwon duduk di sampingnya tapi ia tahu bahwa Siwon sama sekali tak menonton film nya tapi malah memerhatikan ponselnya

 

“kau kenapa?” tanya Yoona to the point pada Siwon yang ada di sebelahnya. Siwon menatap Yoona sebentar kemudian ia menghela nafas panjang

 

“johae? *(suka?) filmnya ?” tanya Siwon untuk mengalihkan pembicaraan saat ini. Ia tahu kalau mood Yoona sekarang sedang tidak baik. Dan ia malas untuk bertengkar dengan Yeoja itu

 

“hmm lumayan” Yoona mengamit lengan Siwon manja. Melihat tingkah Yoona Siwon hanya mengulas senyum tipis, namun masih bisa menampakan kedua lesung pipinya

 

“habis ini kita kemana?” tanya Yoona lagi

 

“kita rencanakan setelah di mobil saja ne, kau fikirkan saja dulu” jawab Siwon cepat. Dan mereka berdua pun segera masuk kedalam mobil mewah Siwon itu

 

.

.

 

“cha! Sudah selesai” ucap sang ahjussi sambil menunjukan patung mini itu pada Soo In. patung-patung itu rupanya sepasang. Ya Soo In sengaja membeli sepasang namja dan yeoja. Satu untuknya dan satu lagi untuk Siwon. Wajah di patung itu juga mirip sekali dengan wajah Siwon dan Soo In—sangat lucu dan menggemaskan

 

“wuah neomu kyeopta ahjussi, eum ini uangnya” ucap Soo In senang. Ia memberikan beberapa lembar uang seribu won pada ahjussi itu. Dan segera pergi menuju bangku panjang yang ada di bawah lampu taman.

 

Soo In terus memandangi patung-patung itu, sampai tanpa ia sadari waktu terus berjalan. Bahkan orang-orang yang tadinya ramai sekarang telah sepi. Ia tersadar ketika bunyi sms masuk

 

Ia merogoh tasnya dan mengambil ponselnya. Sms itu dari Jonghyun.

 

Kau dimana ?

 

Soo In tersenyum. Ternyata teman barunya itu mencarinya. Dengan cepat Soo In membalas pesan itu.

 

Aku ada di taman kota Jjong J

 

Setelah mengirim pesan itu. Soo In tersadar bahwa sekarang sudah jam 21.00, sudah 2 jam Siwon tak datang. Apa Siwon lupa?

Soo In menggeleng kuat. Ia terus saja menunggu Siwon datang. Hingga pada saat itu hujan turun pun Soo In masih tetap menunggu Siwon. Soo In yakin kalau Siwon akan datang

 

.

.

 

“chagy, mian aku tak bisa mengantar mu lagi, lebih baik kita  pulang ne” ucap Siwon saat ia dan Yoona sedang dalam perjalanan

 

“mwo ? aiss yasudah lah!” ucap Yoona ketus. Siwon hanya menggelengkan kepalanya. Saat ini fikiran nya hanya berpusat pada seseorang yaitu Soo In. ia takut Soo In masih menunggunya. Padahal sekarang kota seoul sedang di guyur hujan yang cukup deras

 

Setelah mengantar Yoona pulang, Siwon segera memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi. Beruntung pada saat itu jalan raya sudah sepi dan lengang. ia mengambil ponselnya dan segera mendial sebuah nomor ponsel

 

“yeobasseo”

 

“…”

 

“ini aku Siwon, ahjumma”

 

“…”

 

“Soo In sudah pulangkah?”

 

“…”

 

“gamsahamnida”

 

‘pip’

 

Siwon segera menutup sambungan ponselnya dan sekarang ia memacu mobilnya dengan cepat. Apalagi saat ia mengetahui bahwa Soo In belum pulang. Fikirannya benar-benar kacau saat ini

 

.

.

 

Saat ini tubuh kurus Soo In sudah basah kuyup di guyur air hujan. Tak jarang bibir mungilnya menggigil kedinginan. Bibir plum merahnya sedikit membiru sekarang. Sungguh air hujan sangat membuat nya kedinginan. Ia pun segera berteduh di sebuah rumah-rumahan yang ada di taman kota itu

 

Tak lama terdengar suara seorang namja memanggil-manggil nama Soo In

 

“Soo In-ssi? Oddikae?” pekik namja itu

 

Soo In yang mendengar itu hanya diam saja. rasanya bibirnya sudah tak sanggup lagi untuk berbicara

 

“Soo In-ssi” pekik namja itu lagi. Sepertinya namja itu sekarang sedang kebingungan mencari Soo In

 

Mata namja itu mencari ke segala arah taman itu. Mencari sosok yeoja yang bernama Soo In. sdetik kemudian mata namja itu menemukan seluet yang ia yakin bahwa itu ada lah Soo In. segera ia menghampiri nya dan ternyata dugaannya benar ia sedang melihat kondisi Soo In yang kedinginan meringkuk bersender di dinding rumah mainan itu

 

“Soo In-ssi ?” namja tampan itu menggoyang-goyang kan bahu Soo In agar Soo In membuka matanya

 

Perlahan namun pasti Soo In berusaha membuka matanya walau terasa amat sangat sulit

 

“kau—“

 

 

TBC

 

Huee akhirnya ke ketik juga ni FF ^^

Huaahh maav ya kalau ceritanya gaje banget heheh

buat yang baca RCL ya^^
yang gak mau jg gpp author gak maksa kok
J

oke SEE YOU NEXT CHAPT ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s