FF/ I Love You What It’s / YunJae / part 1

 

 

 

 

 

Korea_CG_Art_design_dreamy_field_副本Title            :  I Love You What it’s

Cast            :  Jung Yunho (24)

Kim Jaejoong (21)

Kim Junsu (20)

Park Yoochun (23)

And Other cast

Genre          :  Romance, family

Rate            : T 15+

 

Annyeong^^

Author datang lagi nih dengan bawa FF YunJae..

Kali ini author debute sebagai author YunJae ya moga aja gak gagal dan jelek ya. Ff  ini juga muncul karena keprihatinan author terhadap FF YunJae yang semakin memudar.

 

Dan sebenarnya juga nih FF  udah lama mau di buat, tapi karena author sibuk mempersiapkan ujian jadi sekarang ini ada waktu luang😀. Dan satu lagi author minta maaf sebesarnya kepada seluruh cassie dan YJs kalau misalkan ini FF sangat tidak sesudai dengan kepripadian oppadeul ^^

Sekali lagi ini hanya FANFICTION , cerita yang di buat berdasarkan ide gila author

 

Warning : Boyxboy, Yaoi, yang gak suka baca FF yaoi mending gak usah di baca deh ya dari pada ntar jijik dan ujung ujungnya ngebash

 

Disclaimer : “ini FF murni buatan author, apabila ada kesamaan nama cast atau tempat itu adalah unsur ketidak sengajaan”

 

Oke langsung aja yuk di baca..

 

Happy Reading Everyone  \(^^)/

 

Seorang namja sedang sibuk membersikan meja yang terlihat kotor sekarang.  Kim Jaejoong—namanya. Seorang namja cantik yang merupakan pemilik kedai coffee cojjae. Cantik ? ya walaupun ia namja ia terlihat sangat cantik. Dengan mata bulat besar berwarna hitam hidung mancung, bibir semerah cerry dan juga kulit putih mulus tanpa cacat. Sungguh tuhan menciptakan mahakarya yang luar biasa.

 

Jaejoong mempunyai seorang adik bernama Kim Junsu, mereka tak jauh beda sangat cantik. Entah lah. Mereka berdua memang pemilik kedai ini, tapi mereka juga bekerja di kedai ini.  Dan satu lagi kedai ini memang kedai coffee tapi tak hanya coffee yang  di jual, di sini juga menjual  berbagai makanan.

 

“Jae hyung, aku supermarket dulu ne. Bahan bahan di dapur kita sudah habis” ucap Junsu yang telah berada di ambang pintu. Melihat ke arah hyung nya yang masih sibuk membersihkan meja.

 

Jaejoong menoleh ke arah  Junsu seraya menganggukan kepalanya. Dan kembali melanjutkan pekerjaan nya ketika Junsu sudah pergi.

“hufft” Jaejoong menghela nafasnya pelan. Dan kembali membawa piring piring kotor itu ke tempat pencucian piring. Di mana ada salah seorang pegawai namja yang bernama Karam sedang berkutat dengan pekerjaan nya—mencuci piring

 

Karam melihat ke arah Jaejoong, dan segera mengambil piring-piring yang ada di tangan Jaejoong.

 

“gomawo hyung” ucap Karam

 

Jaejoong kembali menganggukan kepalanya. Dan kembali kedepan meja kasir.

 

‘kling’

 

Terdengar suara lonceng berbunyi menandakan ada seseorang yang baru masuk sekarang. Telihat seorang namja tampan bertubuh tegap dan berwajah kecil dengan mata musang nya yang sangat memikat.

 

Jaejoong mengangkat kepalanya dan melihat kearah namja itu seraya tersenyum dan membungkukkan badannya.

 

Namja itu pun tersenyum manis, “aku pesan, coffee america satu”  ucapnya

 

Jaejoong kembali menganggukan kepalanya, dan menunjuk sebuah kursi agar namja itu duduk di sebuah kursi yang ada di sana.

Saat ini memang  pengunjung cafe itu tidak terlalu ramai karena keadaan yang masih pagi juga.

 

Tak lama namja itu menunggu Jaejoong datang seraya memberikan secangkir coffee yang di pesan oleh namja itu.

 

“gomawo” ucap namja itu. Jejoong pun segera berlalu setelah ia membungkukkan tubuhnya di depan namja bermata musang itu

 

Dan sekarang namja bermata musang itu sedang menikmati coffee nya dan juga menikmati pemandangan yang di lihat nya sekarang.

Ya mata musang namja itu tak henti- hentinya memperhatikan sosok Jaejoong yang berada di balik meja kasir.

 

Hei kalian tahu sebenarnya namja ini sudah lama menganggumi Jaejoong. Tepat nya pada saat pertama kali ia bertemu dengan nya  waktu itu

 

//flashback//

 

Saat ini kota Seoul sedang di guyur hujan yang sangat lebat. Membuat semua orang mengerat kan jaket tebal mereka. Namun, tidak dengan namja cantik ini. Namja cantik ini tidak mengenakan jaket tebal nya. Dan nampaknya ia sedang kedinginan saat ini di bawah sebuah halte.

 

Tanpa sadar seorang namja memperhatikan tingkah nya yang sendari tadi hanya menggosok gosokkan tangan nya berharap memperoleh ke hangatan dari sana.

 

“annyeong” ucap namja bermata musang itu seraya tersenyum

 

Sementara namja cantik itu hanya tersenyum menanggapi kata-kata nya.

 

“ini pakai lah jeketku” namja itu memberikan jaketnya pada nya.

 

Namja cantik itu mengerutkan alisnya, seolah olah mengerti namja bermata musang itu tersenyum lagi “tak apa, aku bukan orang jahat. Ku lihat kau sedikit mengigil” lanjutnya

 

Akhirnya ia pun memakai jaket namja itu, seraya membungkukkan badan nya sebagai tanda terima kasih.

 

“oh ya namaku Yunho, Jung Yunho. Kau?” ujar namja yang tenyata bernama Yunho itu

 

Saat namja cantik itu mengulurkan tangan nya, ia mendengar suara lengkingan mirip lumba-lumba yang ia sangat keanal suara itu.

 

“hyung, mian aku terlambat menjemputmu” ujar namja yang tadi menjerit. Ia terlihat sedang mengatur nafasnya.

Pandangan nya pun teralih pada seorang namja yang berada di samping hyung nya itu. Ia menatap namja itu dengan tatapan menyelidik.

 

Seolah mengerti dengan tatapan itu, Yunho langsung menundukkan tubuhnya “annyeong, aku Jung Yunho” ucapnya seraya mengulurkan tangan nya

 

“ne, annyeong Kim Junsu” ujar Junsu. “oh ya maaf , aku dan hyung ku harus segera pergi”

 

Junsu dan namja cantik itu berlalu dari hadapan Yunho. Entah lah saat ini mata musang Yunho tak mau lepas dari sosok namja cantik yang baru di temuinya tadi.

 

Ia rasa, ia harus bertemu dengan namja itu lagi. Satu hal yang memuat nya penasaran dirinya adalah nama dari namja itu. Ah semoga tuhan berpihak padanya.

 

oOo

 

seminggu setelah kejadian pertemuannya dengan namja cantik itu. Yunho masih di landa rasa penasaran terhadap namja itu. Dan yak kalian tahu. Saat ini Yunho berada di sebuah market yang mempertemukan nya dengan Junsu yang bersama dengan namja cantik itu kemarin. Tanpa buang waktu pun Yunho langsung menghampiri Junsu.

 

“annyeong Junsu-ssi” ujar Yunho saat ia berada di samping Junsu.

 

Junsu yang mendengar suara Yunho pun sedikit terkejut “ah annyeong”

 

“kau sendiri? Bisa kita bicara?” tanya Yunho to the point. Ia memang sangat penasaran dengan namja cantik itu.

 

“ada apa?” Junsu mengerutkan dahinya. Tanda tak mengerti kenapa tiba-tiba namja ini mengajak nya bicara

 

“ada yang ingin ku tanya kan padamu” terang Yunho. “tenang saja aku tak akan macam-macam” tambah Yunho meyakinkan

 

Junsu tampak berpikir. “baiklah”

 

Senyum mengembang pun terukir di wajah Yunho. Ah ia tak akan menyianyiakan kesempatan yang di berikan tuhan padanya.

 

@cafe Mirotic

 

Setelah membayar semua barang yang di beli Junsu dan Yunho pun memutuskan untuk berbicara di sebuah cafe. Agar lebih santai.

 

“jadi, kau menanyakan tentang hyungku?” tanya Junsu.

 

Ya, tadi Yunho sudah mengatakan pada Junsu bahwa tujuan nya adalah ingin menanyakan tentang namja cantik yang ternyata adalah hyung kandung dari Junsu.

 

Yunho pun menganggukan kepalanya mantap

 

Junsu terlihat menghembuskan nafasnya perlahan. “namanya Kim Jaejoong” ujar Junsu

 

“Kim Jaejoong” Yunho membeo

 

Junsu tersenyum menyebutkan nama hyung nya ia jadi teringat wajah hyung nya yang sangat ia sayangi itu. “ne namanya Kim Jaejoong, umurnya 21 tahun. Ia dan aku pemilik kedai coffee cojjae”

 

Terlihat Yunho membulatkan mulutnya. Tanda ia mengerti.

Namun. Setelah itu Junsu terlihat sangat murung berbeda sekali dengan ekspresinya yang cerah sedetik tadi.

 

“ada apa Junsu” Yunho sangat heran atas perubahan yang terjadi saat ini pada Junsu

 

Junsu kembali menghembuskan nafasnya dan menatap Yunho. “apa kau benar-benar ingin berteman dengan hyungku?” tanya Junsu seolah olah kata-katanya meminta kepastian. Dan kepastian itu terjawab dengan Yunho menganggukan kepalanya mantap

 

“kau, jika kau ingin berteman dengan hyung ku mungkin kau akan mengalami sedikit kesusahan berkomunikasi dengan nya” ujar nya. Seraya menyesap es lemontea yang di pesan nya.

 

Mendengar itu Yunho mengerutkan alisnya, tanda tak mengerti dengan kata-kata Junsu. Kesusahan berkomunikasi?

 

Melihat ekspresi Yunho Junsu langsung tersenyum kecut. Mengingat kenyataan yang terjadi pada hyung nya itu.

 

“Hyung ku, dia Jaejoong hyung tak dapat bicara, dia bisu” ujar nya lirih

 

Mendengar yang di katakan Junsu, Yunho membulatkan matanya. Ia sedikit syok dengan apa yang di dengarnya tadi. Jaejoong namja cantik yang sangat di kagumi nya ternyata bisu. Pantas saja kemarin saat ia bertemu Jaejoong tak bicara sedikit pun.

 

Namun, dengan cepat Yunho menetralkan raut wajahnya yang terkejut tadi. “dia bisu?” tanya Yunho. Junsu menganggukan kepalanya.

“pantas saja saat aku berkenalan dengan nya ia hanya tersenyum” ujar Yunho

 

“hyungku bisu karena sebuah kecelakaan. Kau tahu? Banyak sekali pria seperti mu yang ingin berkenalan dengan hyungku. Tapi saat mendengar hyungku bisu, semua meninggalkannya” suara Junsu terdengar bergetar. “hyungku orang yang baik, tapi kenapa tuhan memberikan nya cobaan seperti ini”

 

Yunho tersenyum, ia sudah memutuskan dan menetapkan hatinya ia ingin mengenal lebih jauh sosok Kim Jaejoong. Tak perduli ia bisu atau apapun. Ia sepertinya menyukai namja itu .

 

“eum, Junsu” ujar Yunho.

 

“ne”

 

“tak apakan jika aku berteman dengan hyung mu?”

 

Junsu membulatkan matanya. Ia mentap mata musang Yunho. Seperti nya namja ini bersungguh sungguh dengan ucapan nya

 

“ne tentu saja”

 

//flashback end//

 

‘kling’

 

Lonceng yang berada di pintu kedai ini berbunyi lagi. Terliahat sosok Junsu yang masuk kedalam dengan membawa beberapa kantung plastik. Di tangan nya.

 

Ia tersenyum saat meliha sosok Yunho yang berada di salah satau meja kedai ini. Dan ia pun manghampirinya setelai memberikan kantung-kantung itu pada Jaejoong dan Karam.

 

“hei hyung” sapa Junsu yang membuat Yunho tersadar dari lamunan nya.

 

Yunho menoleh dan mendapati sosok Junsu berdiri di hadapan nya.

 

“memperhatikan hyung ku lagi eoh?” tebak Junsu yang tadi sempat memergoki Yunho yang menatap intens hyung nya itu.

 

Yunho menyengir. Ia malu sepertinya kentara sekali ia menatap sosok Jaejoong.

 

“sampai kapan kau akan seperti ini?” tanya Junsu yang sudah mulai jengah dengan sikap Yunho yang sama sekali tak ada perubahan saat pertama kali mereka bertemu. Yunho hanya menatap dari jauh hyung nya itu. Dan menatapnya intens secara diam-diam

 

“hyungku itu orang nya sangat bersahabat jadi kau tenang saja hyung, ia pasti mau berteman dengan mu” lanjut Junsu

 

“benarkah?”

 

Junsu menganggukan kepalanya. “jika kau mau kau mau bicara dengan nya aku akan memanggilnya sekarang. Kebetulan belum ramai. Bagaimana?” tanya Junsu menawarkan

 

Yunho telihat berpikir, dan sedetik kemudian ia menganggukn kepalanya. Junsu pun segera menuju ke tempat Jaejoong.

 

Nampak ia berbicara dengan Jaejoong menggunakan bahasa isyarat, yang hanya di mengerti oleh Jaejoong dan juga Junsu. Serta orang-orang bisu lain nya.

 

Awalnya Jaejoong tak mau, sepertinya Junsu sedikit memaksa dan akhirnya Jaejoong menurut juga. Ia mengikuti Junsu dan menemui Yunho.

 

“nah hyung, Yunho hyung ingin bicara dengan mu” ujar Junsu

 

Jaejoong pun menatap Yunho sebentar, lalu ia berbicara dengan Junsu menggunakan bahasa isyarat.

 

“aku masih ada pekerjaan Su-ie, lain kali saja. Dan memang nya ada apa sih?” (ini Jaejoong gunain bahasa isyarat ya)

 

“sudah duduk saja, hyung silahkan mengobrol” ujar Junsu. Ia memberikan Jaejoong sebuah note dan juga pena. Ya kalian tahu kan Jaejoong bisu dan tak mungkin ia bicara dengan Yunho. Atau pun menggunakan bahasa isyarat.

 

Yunho tersenyum manis memandangi sosok indah yang ada di depan nya ini yang sedang mengerucutkan bibirnya imut.

 

“ah Jaejoong-ah, maaf jika aku menganggumu” ujar Yunho tak enak.

 

Jaejoong pun menatap Yunho sebentar. Kemudian ia menghela nafasnya.

 

Dan mulai menulis di note itu “ada apa?”

Ia menunjukan nya pada Yunho.

 

Yunho tesenyum, “aku hanya ingin menjadi teman mu” ujar Yunho to the point. Ya memang iya tidak suka berbasa basi.

 

Jaejoong mengerutkan alisnya. Ia kembali menuliskan kata-katany di note.

“untuk apa? Untuk apa kau berteman dengan ku? bukan kah masih banyak orang yang lain. Kenapa kau mau berteman dengan orang bisu sepertiku?” raut wajah Jaejoong menuntut kata-kata Yunho

 

“memang ada yang salah? Aku dan kau sama-sama manusia. Lagi pula bisu atau tidaknya seseorang tak jadi masalah” ujar Yunho seraya menyesap kopi nya yang mulai dingin.

 

Mendengar itu Jaejoong tertegun, ia menatap mata musang Yunho. Apakah namja yang berada di hadapan ini memang benar-benar tulus ingin berteman dengan nya atau ia akan mendapatkan rasa sakit seperti yang sebelum nya?

Jaejoong kembali menghela nafas, dan berniat ingin beranjak dari sana. Ia tak mau lama-lama menatap mata musang Yunho. Namun belum sempat Jaejoong bangun Yunho menahan lengan kiri Jaejoong membuat namja itu menoleh

 

“aku serius dengan ucapan ku, kalau boleh aku minta nomor ponselmu?” ujar Yunho

 

Jaejoong menyobekkan kertas note nya, dan menuliskan beberapa angka di kertas itu da memberikan nya pada Yunho.

 

Melihat itu Yunho tersenyum senang, ia melepaskan tangan Jaejoong dan mengucapkan terimakasih. Setidak nya dengan begitu Jaejoong sudah mau menerima Yunho sedikit demi sedikit kan?

 

 

 

END

 

 

 

Hehe bercanda ini masih TBC  kok, gimana ceritanya? Saya harap gak membuat bosan ya

Kalau banyak yang suka bakalan saya lanjut tapi kalau gak ya tetap saya lanjut whahah

Oke sampai ketemu di part selanjutnya😀

 

One thought on “FF/ I Love You What It’s / YunJae / part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s